Remaja awal pada jenjang Sekolah Menengah Pertama belum tentu memiliki penyesuaian diri yang baik dalam lingkungan barunya dan tidak bisa menghadapi hambatan-hambatan yang ada pada dirinya. Terlebih jika lingkungan sebelumnya berbeda jauh dari sebelumnya seperti halnya di Pondok Pesantren dimana tuntutantuntutan pondok pesantren yang sangat dimungkinkan berbeda dengan tuntutantuntutan ketika belum berada di pesantren, seperti tuntutan kemandirian, tuntutan tanggung jawab, dan tuntutan akademik. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan regulasi diri siswa yang tinggal di Pondok Pesantren di Mts Al-Fithrah Meteseh Semarang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 65 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala psikologis regulasi diri dan skala psikologis penyesuaian diri. hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara regulasi diri baik dalam penetapan standar dan tujuan, observasi diri, evaluasi diri, reaksi diri, dan refleksi diri sebesar 58,8%. Semakin tinggi regulasi diri siswa, maka semakin tinggi pula penyesuaian dirinya. Penelitian ini memberikan gambaran dan ilmu baru mengenai regulasi diri dan penyesuaian diri di lingkungan boarding school dengan nuansa religious untuk mencetak lulusan yang berkualitas.
Copyrights © 2023