Rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan salah satu komoditas perikanan yang dikembangkan di Kota Tarakan khususnya di Perairan Pantai Amal Kota Tarakan sejak tahun 2009 dengan produksi yang fluktuatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan finansial budidaya rumput laut berdasarkan faktor internal dan eksternal serta menyusun strategi yang tepat untuk peningkatan produksi rumput laut di Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan pendekatan kualitatif menggunakan alat bantu kuesioner. Hasil analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, and threats) dan QSP (quantitative strategic planning) menunjukkan bahwa terdapat lima kekuatan dan lima kelemahan internal dengan nilai IFE (internal factor evaluation) 2,57, serta empat ancaman dan lima peluang eksternal dengan nilai EFE (external factor evaluation) 2,86. Berdasarkan matriks IE (internal-eksternal) usaha berada dalam fase pertumbuhan (sel V), sehingga strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha budidaya rumput laut K. alvarezii menggunakan metode longline di Kota Tarakan melalui pemberdayaan anggota dan kelompok guna peningkatkan usaha (dengan skor 5,83), memperluas lahan budidaya (skor 5,65), dan peningkatan keterampilan teknis budidaya untuk peningkatan kualitas dan kuantitas produk (skor 5,52).
Copyrights © 2025