Penelitian ini mengkaji penerapan konsep etnomatematika dalam aktivitas jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan di Pasar Gotong Royong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses transaksi jual beli dan mendeskripsikan cara-cara menghitung pada proses jual beli yang dilakukan masyarakat Pandalungan di pasar tradisional Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah 6 orang penjual di pasar tersebut. Dalam penelitian ini analisis data yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Data yang dianalisis pada penelitian ini adalah proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan dan cara menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan proses jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan untuk penentuan harga jual sudah menggunakan pembulatan ke lima ratusan atau ribuan, untuk menentukan harga jual, cara pembeli membayar, dan cara penjual memberikan uang kembalian memiliki cara tersendiri yang digunakan oleh masyarakat Pandalungan dan mereka memiliki cara unik dalam menyebut angka menggunakan bahasa Madura, di mana angka satuan merepresentasikan ribuan, puluhan untuk puluhan ribu, dan ratusan untuk ratus ribu. Selain itu, mereka menggunakan teknik perhitungan mental yang cepat serta menerapkan strategi tawar-menawar yang terstruktur dalam transaksi. Pola perdagangan mereka juga mencerminkan konsep permintaan dan penawaran yang dipengaruhi oleh perubahan harga serta faktor musiman. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa etnomatematika memiliki peran signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan materi ajar berbasis budaya lokal serta pelatihan bagi pendidik agar metode pembelajaran lebih efektif dan sesuai dengan konteks kehidupan masyarakat.
Copyrights © 2025