Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SOSIALISASI TERHADAP MASYARAKAT PENERIMA BANTUAN PKH SEBAGAI MASYARAKAT SADAR BANSOS MENUJU MASYARAKAT SEJAHTERA DI SUMBERTAMAN KOTA PROBOLINGGO Nuril Hidayati; Tri Prihatiningsih; Mimik Umi Zuhroh; Indah Puspa Sari
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 4 No. 1: Januari 2025 (In Press)
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v4i1.9590

Abstract

Social assistance (bansos) is an important instrument in overcoming poverty and improving community welfare. However, the success of social assistance really depends on the level of public awareness of its management and use. This service program aims to increase community awareness and participation in managing social assistance through education, training and multi-sector collaboration. This activity involves various elements of society, local government and NGOs to create a social assistance system that is more transparent, targeted and sustainable. The results of this program show an increase in people's understanding of social assistance and strengthening their capacity to use assistance productively, towards a more prosperous society. PKH social assistance as one of the social assistance received by the people of Sumbertaman, Probolinggo city is a form of community awareness of social assistance towards a prosperous society and not making them dependent on aid and becoming an economically independent society.
STUDI ETNOMATEMATIKA PADA TRANSAKSI JUAL BELI MASYARAKAT PANDALUNGAN DI PASAR GOTONG ROYONG Indah Puspa Sari; Nur Wiji Sholikin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 10: Maret 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan konsep etnomatematika dalam aktivitas jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan di Pasar Gotong Royong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses transaksi jual beli dan mendeskripsikan cara-cara menghitung pada proses jual beli yang dilakukan masyarakat Pandalungan di pasar tradisional Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah 6 orang penjual di pasar tersebut. Dalam penelitian ini analisis data yang dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Data yang dianalisis pada penelitian ini adalah proses transaksi jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan dan cara menghitung penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian yang dilakukan oleh penjual dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan proses jual beli yang dilakukan oleh masyarakat Pandalungan untuk penentuan harga jual sudah menggunakan pembulatan ke lima ratusan atau ribuan, untuk menentukan harga jual, cara pembeli membayar, dan cara penjual memberikan uang kembalian memiliki cara tersendiri yang digunakan oleh masyarakat Pandalungan dan mereka memiliki cara unik dalam menyebut angka menggunakan bahasa Madura, di mana angka satuan merepresentasikan ribuan, puluhan untuk puluhan ribu, dan ratusan untuk ratus ribu. Selain itu, mereka menggunakan teknik perhitungan mental yang cepat serta menerapkan strategi tawar-menawar yang terstruktur dalam transaksi. Pola perdagangan mereka juga mencerminkan konsep permintaan dan penawaran yang dipengaruhi oleh perubahan harga serta faktor musiman. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa etnomatematika memiliki peran signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan materi ajar berbasis budaya lokal serta pelatihan bagi pendidik agar metode pembelajaran lebih efektif dan sesuai dengan konteks kehidupan masyarakat.
ETNOMATEMATIKA PADA KESENIAN MUSIK PATROL KELABANG SONGO PROBOLINGGO SEBAGAI MEDIA BELAJAR MATEMATIKA Indah Puspa Sari; Nuryami
AL JABAR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : LPPM Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/aljabar.v3i1.921

Abstract

There is a lot of cultural diversity in Indonesia, one of which is the art of the Songo Kelabang Patrol Music in Probolinggo, reflecting local cultural values. Education and culture are interrelated, and to preserve this art, an ethnomathematics approach is used to explore the relationship between culture, environment, and mathematics. This research aims to introduce and preserve this art through ethnomathematics as a mathematics learning medium, provide new insight into local culture, and create potential as a mathematics learning medium inside and outside the classroom. This qualitative research uses observation and literature study as data collection techniques. The results show that there are mathematical elements in the design of the Kelabang Songo Patrol transport cart and musical instruments, such as gongs, demands, genders, drums, and tong tongs. This connection can be used as an alternative mathematics learning media, especially in the context of geometry. This research is expected to provide benefits for students and educators, with suggestions for further research exploring aspects of musical rhythm and other activities as a means of student learning.Keywords: Ethnomathematics; Songo Centipede; Geometry