Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS)
Vol 4, No 1 (2024): Desember 2024

Analisis Business Model Canvas (BMC) Budidaya Pelet Maggot Black Soldier Fly (BSF)

Maksum, Asep (Unknown)
Jumianto, Syafitri (Unknown)
Effendi, Yunus (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Mar 2025

Abstract

Sampah organik adalah segala macam kotoran yang berasal dari sisa makhluk hidup yang mudah terurai secara alami dan bisa dikelola secara maksimal melalui inovasi green economy dengan tetap memperhatikan lingkungan yang memanfaatkan larva Maggot Black Soldier Fly (BSF). Yayasan Jam’iyyatul Mubtadi Cibayawak (JMC) merupakan yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan. Masalah yang timbul selama ini banyaknya sampah organik dari kegiatan santri dan masyarakat sekitar yang belum memanfaatkan sampah organik secara optimal. Pengolahan sampah organik dikemas dalam sebuah Business Model Canvas (BMC) yang memberikan secara detail potensi ekonomi budidaya pelet maggot di pesantren dengan menggambarkan sembilan blok model BMC. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan memperoleh data melalui wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan dari BMC yang dibuat bahwa budidaya pelet maggot BSF ini layak dilakukan karena mempunyai value proposition sebagai pengganti pakan ikan air tawar dengan komposisi nilai kandungan protein tinggi dengan harga yang murah. Secara nilai ekonomi, pembudidayaan pelet maggot BSF akan meningkatkan ekonomi pesantren dengan memperoleh laba usaha dengan margin kontribusi sebesar 48% untuk siklus produksi selama 30 hari.Kata Kunci - Budidaya Maggot; Business Model Canvas; Ekonomi Pesantren; Green Economy

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

PSN

Publisher

Subject

Humanities Education Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Sendamas) mempublikasikan naskah artikel yang bertemakan*, namun tidak terbatas pada:* 1. Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan 2. Layanan Msyarakat, orang - orang, ketahanan pangan lokal 3. Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna 4. ...