Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas IV SD Swasta HKBP Pardamean dalam menyelesaikan operasi penjumlahan pecahan sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes tertulis, dan wawancara dengan wali kelas. Tes tertulis terdiri dari lima soal yang dirancang untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap penjumlahan pecahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa mencapai 87,27, dengan 10 dari 11 siswa berhasil mencapai atau melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti kesulitan dalam membedakan pembilang dan penyebut, menentukan hasil penjumlahan pecahan dengan penyebut berbeda, serta menyederhanakan pecahan. Selain itu, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam menginterpretasikan soal berbentuk cerita ke dalam bentuk pecahan.
Copyrights © 2025