Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh relasi guru-siswa dan motivasi berprestasi terhadap Self-Regulated Learning (SRL) siswa kelas atas di SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo. Dengan pendekatan kuantitatif korelasional, sampel sebanyak 207 siswa dianalisis menggunakan skala STRS, motivasi berprestasi Schunk, dan SRL Zimmerman. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa relasi guru-siswa dan motivasi berprestasi berpengaruh signifikan terhadap SRL, dengan relasi guru-siswa memberikan kontribusi lebih besar. SRL terbukti penting untuk meningkatkan pengaturan waktu belajar, perencanaan, dan evaluasi diri siswa. Hubungan positif antara guru dan siswa, serta motivasi tinggi, mendukung perkembangan SRL secara optimal. Temuan ini memberikan wawasan strategis bagi pengembangan metode pembelajaran di pendidikan dasar yang berfokus pada penguatan relasi guru-siswa dan motivasi berprestasi guna meningkatkan kemandirian belajar dan prestasi akademik siswa.
Copyrights © 2025