ABSTRAK Lansia berada pada tahap akhir dari proses penuaan yang dimana memiliki resiko tinggi dalam masalah kesehatan. Pertambahan umur akan diikuti dengan penurunan fungsi tubuh, adanya penyakit, resiko jatuh, gangguan keseimbangan tubuh serta sistem kekebalan akan semakin berkurang. Hal ini menimbulkan masalah pada kualitas hidup. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang cara meningkatkan kualitas hidup. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data tingkat pengetahuan tentang kualitas hidup sebelum diberikan edukasi yaitu kategori tinggi sebesar 13,3%, kategori sedang sebesar 23,3% dan kategori rendah sebesar 63,4%. Sedangkan setelah diberikan edukasi tentang diperoleh pengetahuan pada kategori tinggi yaitu 80% dan kategori sedang yaitu 20%. Edukasi mampu meningkatkan pengetahuan lansia tentang cara meningkatkan kualitas hidup. Kata Kunci: Edukasi, Kualitas Hidup, Lansia ABSTRACT The elderly are at the final stage of the aging process and are at high risk of health problems. Increasing age will be followed by a decrease in body function, the presence of disease, the risk of falls, disturbances in body balance, and the immune system will decrease. This causes problems with quality of life. This community service activity aims to increase the elderly's knowledge about improving their quality of life. The results of community service obtained data on the level of knowledge about the quality of life before being given education, namely the high category at 13.3%, the medium category at 23.3%, and the low category at 63.4%. Meanwhile, after being given education about knowledge, knowledge was obtained in the high category, namely 80%, and in the medium category, namely 20%. Education can increase elderly people's knowledge about how to improve their quality of life Keywords: Education, Quality of Life, Elderly
Copyrights © 2025