Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Aplikasi TEMPO Sebagai Metode Pengendalian TB dan TB HIV Di Desa Punggur Kapuas dan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya Priyono, Djoko; Nurfianti, Arina; Fahdi, Faisal Kholid; Maulana, M Ali; Arisanti, Nita Yulanda
Jurnal Pengabdi Vol 3, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v3i1.35745

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyebabkan kematian ketiga setelah penyakit kardiovaskular dan penyakit saluran pernafasan. Prevalensi yang semakin meningkat memerlukan kegiatan skrining yang sistematis untuk mencegah meluasnya penyakit menular TB sekaligus mendukung program pemerintah dengan memasimalkan peran tenaga kesehatan sebagai garda utama dan memberdayakan masyarakat dalam upaya saling membantu mengurangi hingga mengeliminasi penyakit TB. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan mengguankan strategi TEMPO (TEMukan pasien secepatnya, Pisahkan secara aman, Obati secara tepat). Metode ini mudah untuk diterapkan dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Dengan metode ini pula akan mengurangi resiko penularan kasus TB dan TB Resistan obat yang belum teridentifikasi. Kegiatan ini dilakukan di desa punggur Kapuas dan sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Kegiatan yang dilakukan berupa skrining, penyuluhan dan kegiatan pengkaderan. Hasil kegiatan menunjukkan 75 orang dinyatakan negatif mengalami TB.
Hubungan Self-Efficacy dengan Academic Burnout saat Pandemi COVID-19 pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak Zehro Masitoh; Triyana Harlia Putri; Faisal Kholid Fahdi
Malahayati Nursing Journal Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v4i12.7469

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has had various negative impacts in the world of education, including the change in learning methods from offline to fully online. These conditions can increase academic burnout in students which affects the lecture process. There are individual factors that influence academic burnout, one of which is self-efficacy or student self-confidence. Knowing the relationship between self-efficacy and academic burnout during the COVID-19 pandemic for Nursing students at Tanjungpura University, Pontianak. This research is quantitative in nature using a correlation design with a cross sectional approach. The research instrument used the GSES and MBI-SS questionnaires on 185 mahasiswats who were taken by purposive sampling technique with stratified random sampling. Bivariate test in this study using Spearman rho. The results of the correlation test show that there is a relationship between self-efficacy and academic burnout during the COVID-19 pandemic for Nursing students at Tanjungpura University Pontianak with a value (p-value = 0.019) and a value (r = -0.172). The results of the research are negative, which means that the higher the self-efficacy, the lower the academic burnout and vice versa. There is a relationship between self-efficacy and academic burnout during the COVID-19 pandemic for Nursing students at Tanjungpura University, Pontianak. Keywords: Self-efficacy, Academic Burnout, COVID-19 Pandemic  ABSTRAK Kondisi pandemi COVID-19 memberikan berbagai dampak negatif dalam dunia pendidikan, diantaranya perubahan metode pembelajaran dari luring menjadi sepenuhnya daring. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kejenuhan akademik (academic burnout) pada mahasiswa yang berpengaruh terhadap proses perkuliahan.Terdapat faktor individu yang mempengaruhi academic burnout, salah satunya adalah self-efficacy atau keyakinan diri mahasiswa. Mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan academic burnout saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian mengggunakan kuesioner GSES dan MBI-SS pada 185 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dengan stratified random sampling. Uji bivariate dalam penelitian ini menggunakan Spearman rho. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self-efficacy dengan academic burnout saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak dengan nilai (p-value=0,019) dan nilai (r=-0,172). Hasil penelitian berarah negatif, yang bermakna semakin tinggi self-efficacy maka semakin rendah academic burnout dan sebaliknya. Terdapat hubungan antara self-efficacy dengan academic burnout saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa Keperawatan Universitas Tanjungpura Pontianak. Kata Kunci :Self-efficacy, Academic burnout, Pandemi COVID-19
Hubungan Efikasi Diri dengan Tingkat Kecemasan Mahasiswa Keperawatan dalam Menghadapi OSCE Meithalia Rossi Sandiana; Titan Ligita; Faisal Kholid Fahdi
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.767-776

Abstract

Objective Structured Clinical Examination adalah bentuk evaluasi kompetensi guna menilai keterampilan klinis dengan sistem rotasi station dan berpacu pada alokasi waktu. OSCE dianggap tantangan sekaligus ancaman bagi mahasiswa keperawatan. Realitanya rasa cemas tetap menjamah meskipun telah berkali-kali menghadapi OSCE di semester sebelumnya. Maka, mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti OSCE, akan berpeluang lebih besar mengalami cemas. Membentuk self-efficacy, berpeluang menentukan tingkat kecemasan yang akan dialami. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan efikasi diri dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan Universitas Tanjungpura dalam menghadapi OSCE. Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan total subjek penelitian 74 mahasiswa keperawatan Untan angkatan 2020. Usable response rate sebesar 84% (62 responden). Pengambilan data dilakukan dengan mendistribusikan online angket GSES (nilai validitas 16,77; nilai reliabilitas 0,75-0,91) dan Kecemasan OSCE (r hitung = 0,444; nilai reliabilitas 0,895). Uji analisis statistik uji korelasi Rank Spearman. Hasil analisis univariat 83,9% responden dengan efikasi diri tinggi dan 16,1% rendah; 25,8% responden mengalami cemas ringan, 62,9% sedang, dan 11,3% berat. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan tingkat sedang antara kedua variabel uji (p value = 0,013) dan arah hubungan negatif (r = -0,313), yang bermakna semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki maka semakin ringan tingkat kecemasan yang dialami.
PEDULI ANEMIA DENGAN “GENRE LIMA” DI PONDOK PESANTREN KOTA PONTIANAK Mita Mita; Faisal kholid Fahdi; Ikbal Fradianto; Yoga Pramana; Tri Wahyuning Tyas; Gabriella Alphani; Erja Safhie Ega Nanda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4238-4245

Abstract

Anemia menjadi masalah utama Kesehatan pada wanita disemua kelompok usia, termasuk remaja. Remaja merupakan kompenen utama pembangunan Sumber daya manusia  suatu bangsa. rematri usia 10-18 tahun mempunyai resiko anemia paling tinggi. Remaja yang mengalami anemia akan mengalami penurunan imunitas, berkurangnya konsentrasi belajar dan prestasi belajar. Selain itu juga akan berdampak pada kebugaran fisik remaja dan produktifivitas remaja, Remaja yang mengalami anemia kan merasakan kehilangan selera makan, sulit untuk menfokuskan pikiran, dan gejala umum seperti letih, lesu, Lelah, lunglai dan lemah, serta wajah yang tampak pucat dan mata berkunang-kunang. WHO merekomendasikan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia. Upaya peningkatan pengetahuan anemia pada rematri dapat dilakukan melalui pemberian edukasi kesehatan Oleh karena itu edukasi tentang anemia sangat penting diberikan remaja putri, pengabdian masayarakat ini dilakukan dengan memberikan ceramah tatap muka dan video edukasi tentang, terjadi pengingkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi melalui video.
Pencegahan Depresi melalui Edukasi dalam Meningkatkan Harga Diri Lansia Triyana Harlia Putri; Faisal Kholid Fahdi; Yuyun Tafwidhah; Nadia Rahmawati; Titan Ligita; Ervina Lili Neri; Yoga Pramana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12517

Abstract

ABSTRAK Lansia dapat mengalami gangguan psikologis, salah satunya adalah depresi. Kurangnya integrasi antara kesehatan mental dan layanan kesehatan dalam sistem kesehatan masyarakat dalam pencegahan permasalahan kesehatan mental. Oleh sebab itu, salah satu startegi yang bisa diterapkan adalah pendidikan kesehatan. Untuk meningkatkan pengetahuan lansia terkait meningkatkan harga diri guna mencegah depresi. Metode pendidikan kesehatan yang digunakan dalam menyampaikan materi yaitu ceramah, diskusi, refleksi dan demonstrasi dengan menggunakan media video dan buku saku. Nilai pretest rerata pengetahuan lansia yaitu 4,11 dan rerata posttest yaitu 7,47. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value lebih kecil dari 0,05. Terdapat peningkatan pengetahuan pada lansia terhadap pencegahan depresi melalui kegiatan edukasi tersebut. Kata Kunci: Lansia, Depresi, Harga Diri  ABSTRACT Elderly people can experience psychological disorders, one of which is depression. Lack of integration between mental health and health services in the public health system in preventing mental health problems. Therefore, one strategy that can be implemented is health education. To increase the elderly’s knowledge regarding increasing self-esteem to prevent depression. Health education methods used in conveying materials are lectures, discussions, reflection and demonstrations by using video media and pocket books. The average pretest score for elderly knowledge is 4.11 and the average posttest score is 7.47. The analysis results show that the p-value is smaller than 0.05. There is an increase in knowledge among the elderly regarding preventing depression through these education activities. Keywords: Elderly, Depression, Self-Esteem
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI BAGI MASYARAKAT DESA PUNGGUR KECIL Titan Ligita; Yoga Pramana; Ervina Lili Neri; Triyana Harlia Putri; Nadia Rahmawati; Faisal Kholid Fahdi; Yuyun Tafwidhah; Firza Arfandy
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1402-1406

Abstract

Kejadian hipertensi di Desa Punggur kecil tidak dapat diabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan melalui pengenalan tanda dan gejala hipertensi dengan tepat. Ketepatan pencegahan penyakit hipertensi dilakukan melalui kegiatan edukasi dan skrining yang tepat bagi masyarakat yang berisiko mengalami hipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini melibatkan sejumlah lebih dari 40 masyarakat berusia lanjut. Selain itu, yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah petugas Puskesmas dan para kader posyandu. Kegiatan pengabdian Masyarakat diawali dengan pre-tes dan dilanjutkan dengan pemutaran video edukasi mengenai pengendalian tekanan darah (hipertensi). Para peserta mengerjakan soal post test setelah mendapatkan edukasi. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pada post test (baik) dibandingkan dengan nilai rata-rata pada pre-test (cukup). Masyarakat usia lanjut ini juga mengikuti senam jari dan pemeriksaan tekanan darah. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah, sebagian besar peserta edukasi masuk dalam kategori Hipertensi Tingkat II. Tim pengabdian kepada Masyarakat ini pun memberikan alat pemeriksaan tekanan darah kepada kader untuk dapat dipergunakan dalam kegiatan pemeriksaan saat berlangsung Posyandu Lansia.
PENGARUH APLIKASI MEPET TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERCOLOSIS Fahdi, Faisal Kholid; Novianry, Virhan; Sastriawan, Helmi
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v15i1.329

Abstract

Pendahuluan Tuberkulosis terus menjadi masalah kesehatan utama di seluruh dunia. WHO mencatat pada tahun 2017 prevalensi TB paru di Indonesia mencapai 1,20 juta namun kasus TB paru yang terlapor di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) berjumlah 420.000 kasus dan di Kalimantan Barat pada tahun 2016 menurut hasil rekapitulasi profil kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat tercatat TB paru dengan Basil Tahan Asam (BTA) positif (+) sebanyak 3.528 kasus. Sedangkan angka kesakitan TB Paru tertinggi di Kota Pontianak terjadi pada tahun 2012 dengan 87.5/100.000 penduduk dan tahun 2017 sebesar 77.19/100.000. Persentase angka kesembuhan penderita TB di UPK Karya Mulia yang masih rendah, dimana dari target 85%, capaian hanya 78,3 % tahun 2018. Metode penelitian aplikasi MEPET untuk meningkatkan kepatuhan berobat pada pasien TB dan meningkatkan notifikasi kasus TB dengan langkah-langkah yang akan dilakukan sebagai berikut yaitu a) tahap observasi, b) tahap persiapan, c) tahap pelaksanaan kegiatan, d) tahap terminasi, serta e) monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Luaran dari Kegiatan ini adalah publikasi jurnal penelitian. Hasil Hasil uji paired sample t-test perbedaan nilai Kepatuan pre-test dan post- test pada kelompok Kontrol diperoleh p-value (0,040) > 0,05, tidak ada perbedaan yang signifikan nilai Kepatuhan pada kelompok Kontrol pre-test dan post-test. Hasil uji Anova antara kelompok Intervensi dan kelompok Kontrol pada post test diperoleh p-value sebesar 0,000 < 0,05 ada perbedaan yang nyata nilai kepatuhan minum obat pada kelompok intervensi dan kelompok Kontrol.
Gambaran Mekanisme Koping Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga dengan Skizofrenia Herwanto, Dede; Putri, Triyana Harlia; Neri, Ervina Lili; Fahdi, Faisal Kholid; Fujiana, Fitri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.2.2024.359-370

Abstract

Gangguan jiwa menjadi permasalahan serius di dunia dan mengalami peningkatan signifikan setiap tahun yaitu gangguan jiwa berat skizofrenia. Dalam proses pemulihan penderita skizofrenia dibutuhkan dukungan keluarga dan mekanisme koping yang baik dalam merawat penderita skizofrenia. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mekanisme koping keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Metode Penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain survey research melalui pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dengan jumlah sampel 100 responden terdiri dari anggota keluarga yang merawat penderita skizofrenia dengan pengambilan data menggunakan kuisioner koping Brief COPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang yang menemani penderita skizofrenia adalah laki-laki berusia 46-55 tahun, berpendidikan SMA atau perguruan tinggi, dan bekerja. Jumlah anggota keluarga yang tinggal serumah berkisar 3-5 orang, dan yang mengantar penderita ke rumah sakit umumnya adalah saudara kandung, anak, atau orang tua pasien. Pasien skizofrenia mayoritas telah menderita lebih dari 5 tahun dengan jenis skizofrenia yang dominan adalah tipe paranoid. Keluarga cenderung menggunakan mekanisme koping adaptif, khususnya strategi problem focused coping (PFC). Kesimpulannya, keluarga menerapkan koping adaptif dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KANKER PAYUDARA Usianti, Arilia; Fauzan, Suhaimi; Rahmawati, Nadia; S.U. Adiningsih, Berthy; Fahdi, Faisal Kholid
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v15i2.350

Abstract

The most common cancer case in Indonesia is breast cancer, with 58,256 cases or 16.7% of the total 348,809 cancer cases. Lack of education about breast cancer since adolescence to prevent breast cancer is one of the factors causing the high incidence of breast cancer. This study aimed to determine the knowledge of teenage girls about breast cancer at SMP Negeri 02 Mandor. This research employs a descriptive-quantitative design. The sample is determined using the stratified random sampling method followed by a simple random sampling method with a total of 116 respondents. Data collection was conducted by a questionnaire divided into respondent characteristics and knowledge about breast cancer. The data analysis technique involves frequency distribution and percentage. The univariate analysis results indicated that the majority of respondents were 13 years old, numbering 52 individuals (44,8%), there were 59 individuals (50,9%) in grade 8,63 individuals (54,3%) had never received information about breast cancer, and 116 individuals (100%) had no family history of breast cancer. There were 65 individuals (56,0%) with a poor knowledge category.
EVALUASI FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA Darmawan, Agus Citra; Fahdi, Faisal Kholid; Hidayati, Rahma
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v15i2.370

Abstract

Knowing what factors influence the incidence of hypertension in the elderly is a very important effort. This observational analytical research with a cross-sectional approach aims to determine the relationship between age, gender, family history, smoking habits, exercise habits, coffee drinking habits, excessive salt consumption, type A personality, obesity, stress levels and identify the most important factors. dominantly influences the incidence of hypertension in the elderly. The research subjects were 91 respondents. Hypertension was categorized using JCN, obesity using BMI, stress using the Holmes scale and personality type using the Rosenman Scale. Interview guidelines were used to collect data on age, gender, family history, smoking habits, exercise habits, coffee drinking habits, excessive salt consumption, personality type, obesity, and stress levels. Factors that influence hypertension in the elderly include; age, family history, obesity and stress. Age in this study is the factor that has (OR=53.94) the most influence on the incidence of hypertension in the elderly.