Penelitian ini mengkaji hubungan sekolah-masyarakat di Kabupaten Blitar dalam konteks Revolusi Industri 5.0, yang menekankan digitalisasi berbasis manusia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik, tantangan, dan peluang dalam transformasi digital yang berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan di sektor pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen dari kepala sekolah, guru, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi, melalui penggunaan aplikasi komunikasi dan platform pembelajaran berbasis data, telah meningkatkan efektivitas komunikasi, transparansi, dan partisipasi masyarakat. Namun, tantangan seperti kesenjangan infrastruktur digital dan rendahnya literasi teknologi di beberapa daerah terpencil menjadi hambatan utama. Transformasi ini menawarkan peluang signifikan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif, terutama melalui penguatan kompetensi digital guru dan masyarakat. Rekomendasi strategis mencakup peningkatan infrastruktur digital, pelatihan literasi teknologi, dan kolaborasi berbasis teknologi untuk melibatkan masyarakat secara aktif. Dengan mengatasi hambatan ini, transformasi digital berbasis manusia dapat memperkuat hubungan sekolah-masyarakat serta mendukung pembangunan pendidikan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Copyrights © 2025