Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Integrated Learning Berbasis Saintifik-Religius Bagi Guru Madrasah di Kota Malang Nurul Ulfatin Ulfatin; Maisyaroh Maisyaroh; Djum Djum Noor Benty; Amat Mukhadis Mukhadis
Publikasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v10i2.11215

Abstract

Sekolah berjenis madrasah  di dalamnya terdapat dua macam kurikulum umum dan agama sementara jumlah jam pelajaran terbatas. Perlu pemahaman guru di madrasah dalam memahami bagaimana memadukan muatan kurikulum dengan kurikulum berbasis agama dalam aktivitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membantu guru di madrasah agar dapat memilih strategi pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih guru madrasah agar memiliki keterampilan tentang integrated learning dan mengimplementasikannya dengan mengintegrasikan sejumlah matapelajaran yang berbasis saintifik dan religious. Metode pengabdian adalah workshop yang diikuti oleh kepala sekolah dan guru.  Pelatihan melibatkan 30 orang guru di dua madrasah tsanawiyah di Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan dilakukan melalui empat tahap yaitu refleksi dan persiapan, sosialisasi materi, workshop, dan peer teaching. Hasil kegiatan pengabdian adalah pemahaman guru tentang integrated learning masih rendah. Beberapa matapelajaran dapat diintegrasikan dengan model pembelajaran connected dan threaded. Dua di antaranya  (Akidah Akhlak yang bermuatan religious dan IPA yang bermuatan saintifik) dipilih sebagai contoh penerapan integrated learning oleh peserta dalam peer teaching.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, KEMAMPUAN MANAJERIAL, EFIKASI DIRI, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA Imam Gunawan; Djum Djum Noor Benty; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Abida Ferindistika Putri; Lim Kim Hui
JMSP (Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan) Vol 4, No 2 (2020): Vol. 4 No. 2 Maret 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um025v4i22020p126

Abstract

Abstract: Work readiness is a condition of students when after graduating they have the competencies needed to enter the workforce. The entrepreneurial spirit is also part of the work readiness of students. Various rides can be used by students in preparing themselves to enter the workforce. Important factors that support job readiness besides competence are communication factors and the extent of student association. Student organizations (Ormawa) are vehicles that can be used by students for this purpose. The purpose of this study was to determine the effect of leadership style, managerial ability, self-efficacy, and learning achievement on work readiness of students of the Faculty of Education, State University of Malang. This study uses a quantitative approach. The design or design of this study is an ex-post-facto cross-sectional survey and is included in the descriptive-causality research type. The population of this research is all of the management of Ormawa Faculty of Education, State University of Malang. Based on the calculation of Krejcie and Morgan Table (1970), the total population was 269 students, taken as a sample of 158 students. The instrument used in this study was a questionnaire. Analysis of the data that will be used in this study are: (1) descriptive analysis; (2) regression analysis; and (3) path analysis. Based on the results of data analysis, this study concludes: (1) there is a significant influence of leadership style (X1) on students' work readiness (Y); (2) there is a significant influence of managerial ability (X2) on student work readiness of Ormawa (Y); (3) there is a significant effect of self-efficacy (X3) on student work readiness of Ormawa (Y); (4) there is a significant effect of learning achievement (X4) on student work readiness of Ormawa (Y); and (5) there is a significant influence of leadership style (X1), managerial ability (X2), self-efficacy (X3), and learning achievement (X4) on students' work readiness (Y).Abstrak: Kesiapan kerja adalah kondisi mahasiswa ketika setelah lulus memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. Jiwa berwirausaha juga merupakan bagian kesiapan kerja mahasiswa. Berbagai wahana dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mempersiapkan dirinya untuk memasuki dunia kerja. Faktor penting yang mendukung kesiapan kerja selain kompetensi adalah faktor komunikasi dan luasnya pergaulan mahasiswa. Organisasi kemahasiswaan (ormawa) merupakan wahana yang dapat digunakan mahasiswa untuk itu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, kemampuan manajerial, efikasi diri, dan prestasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Rancangan atau desain penelitian ini adalah survey cross-sectional ex-post-facto dan termasuk dalam jenis penelitian deskriptif-kausalitas. Populasi penelitian ini adalah seluruh pengurus Ormawa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Berdasarkan perhitungan Tabel Krejcie dan Morgan (1970), jumlah populasi sebanyak 269 orang mahasiswa, diambil sampel penelitian sebanyak 158 orang mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) analisis deskriptif; (2) analisis regresi; dan (3) analisis jalur. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan: (1) ada pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan (X1) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); (2) ada pengaruh yang signifikan kemampuan manajerial (X2) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); (3) ada pengaruh yang signifikan efikasi diri (X3) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); (4) ada pengaruh yang signifikan prestasi belajar (X4) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y); dan (5) ada pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan (X1), kemampuan manajerial (X2), efikasi diri (X3), dan prestasi belajar (X4) terhadap kesiapan kerja mahasiswa ormawa (Y).
STRATEGI PEMASARAN JASA PENDIDIKAN DALAM MENARIK MINAT MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KELAS KHUSUS Frizkania Lutfi Annisa Fira; Nurul Ulfatin; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p249

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Strategi Pemasaran Jasa Dalam Menarik Minat Umum Melalui Program Kelas Khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data penelitian dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian ini meliputi kelas khusus, strategi, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, kendala, solusi, faktor pendukung, dan optimalisasi faktor pendukung dalam strategi pemasaran jasa pendidikan yang digunakan untuk menarik minat masyarakat melalui program kelas khusus.Kata kunci : pemasaran jasa pendidikan, minat masyarakat, kelas khusus Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai Strategi Pemasaran Jasa dalam Menarik Minat Masyarakat melalui Program Kelas Khusus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil temuan penelitian ini mencakup kelas khusus, strategi, perencanaan, evaluasi, evaluasi, solusi, faktor pendukung, dan pengoptimalan faktor pendukung dalam strategi pemasaran jasa pendidikan yang digunakan untuk menarik minat masyarakat melalui program kelas khusus.Kata Kunci : pemasaran jasa pendidikan, minat masyarakat, kelas khusus
PENGELOLAAN USAHA MANDIRI SEKOLAH DALAM PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN Angga Kurniawan; Maisyaroh Maisyaroh; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.239 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p126

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to provide the information of management school independent businesses in school. This research used the qualitative approach with case studies types. Data collection tecniques used are interviews, observation, and documentation. The process of data analysis are data condensation, data display, and conclusion drawing/verification. The result of this research: there are 3 types of school independent businesses, namely school waste banks, business center school, and car air conditioning workshops; has collaboration with the industries namely Bank Sampah Malang, eSWe, Aice, Unggul, and Auto 2000; school independent businesses impacts are school be famous, the needs of students and school residents are fulfilled, and school has the tools and location for practice; the supporting factors of the school independent businesses are based on the need relating to late payment of tuition fees, learning and teaching processes, and government programs, inhibiting factors of the school independent business are the arrival of the rainy season and holiday, violations committed, and the administration system that not good enough, and the solution used are by temporarily closing independent school businesses, do the supervising, and fix the system.Keywords: management, school independent business Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah memberikan informasi pengelolaan usaha mandiri di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data dengan data condensation, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini: terdapat  3 jenis usaha mandiri sekolah yaitu bank sampah sekolah, business center school, dan bengkel AC mobil; menjalin kerjasama dengan pihak industri yaitu Bank Sampah Malang, eSWe, Aice, Unggul, dan Auto 2000; dampak usaha mandiri sekolah yaitu sekolah menjadi terkenal, kebutuhan peserta didik dan warga sekolah terpenuhi, serta memiliki alat dan lokasi untuk praktik; faktor penunjang usaha mandiri sekolah yaitu adanya keterlambatan pembayaran SPP, kebutuhan peserta didik dan warga sekolah, dan program pemerintah; faktor penghambat usaha mandiri sekolah yaitu datangnya musim hujan dan liburan, adanya pelanggaran, dan sistem administrasi yang kurang baik; dan solusi yang dilakukan yaitu dengan cara menutup sementara usaha mandiri sekolah, melakukan pengawasan, dan memperbaiki sistem.Kata Kunci: pengelolaan, usaha mandiri sekolah 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MOTIVASIONAL PESERTA DIDIK SMA DALAM MENGIKUTI BIMBINGAN BELAJAR DI LUAR SEKOLAH Nur Amaliyah Hanum; Djum Djum Noor Benty; Ahmad Yusuf Sobri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.21 KB) | DOI: 10.17977/um027v1i12018p61

Abstract

Abstract: The Analysis of Motivational Factors of High School Students in Attending Course Institutions at Malang City. The purpose of this research is to find new factors, to know the contribution level of each factor, and to find the most dominant factor of high school students in attending course institutions at Malang City. This research uses quantitative approach with descriptive exploratory research design. The research found that there were 9 new factors that is: (a) assessment factor, (b) recognition factor, (c) punishment factor, (d) ability factor, (e) success factor, (f) ridicule factor, (g) social needs factor, (h) appreciation factor, and (i) competition factor. Keywords: motivation of high school students, attending course institutions at Malang CityAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk menemukan faktor-faktor baru, mengetahui tingkat kontribusi masing-masing faktor, dan menemukan faktor yang paling dominan pada peserta didik SMA dalam mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah Se-Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian bersifat deskriptif eksploratori. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 9 faktor baru yaitu: (a) faktor penilaian, (b) faktor pengakuan, (c) faktor hukuman, (d) faktor kemampuan, (e) faktor keberhasilan, (f) faktor ejekan, (g) faktor kebutuhan sosial, (h) faktor penghargaan, dan (i) faktor persaingan. Kata kunci: motivasi peserta didik SMA, mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah
VALIDITAS DAN RELIABILITAS ANGKET KETERAMPILAN MANAJERIAL MAHASISWA Imam Gunawan; Djum Djum Noor Benty; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Lim Kim Hui
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.49 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p247

Abstract

Abstract: Managerial skills is an important ability that must be possessed by students. This skills is a provision for students to live in the general public. Higher education should prepare students to have reliable managerial skills. Therefore, there needs to be an instrument that helps educational institutions to measure the managerial skills of their students. This article presents an analysis of the validity and reliability of the student managerial skills questionnaire. The respondents of this study were 35 students. Test the validity of using the Product Moment Correlation formula developed by Pearson. Test reliability using the Cronbach’s Alpha formula. The validity test results showed that of the 18 items developed, there were 17 valid items, with a value of α ≤ 0.05. The reliability test results were subject to 17 valid items, showing ralpha = 0.864 > rtable = 0.468; and all Cronbach’s Alpha if Deleted Items > 0.468. So it was concluded that the instrument was reliable. Keywords: validity, reliability, managerial skills, students Abstrak: Keterampilan manajerial merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Kemampuan tersebut merupakan bekal mahasiswa untuk hidup di masyarakat umum. Perguruan tinggi sudah seyogyanya menyiapkan mahasiswa untuk memiliki keterampilan manajerial yang andal. Oleh sebab itu, perlu ada instrumen yang membantu lembaga pendidikan untuk mengukur keterampilan manajerial para peserta didiknya. Artikel ini menyajikan analisis validitas dan reliabilitas terhadap instrumen angket keterampilan manajerial mahasiswa. Responden penelitian ini adalah 35 mahasiswa. Uji validitas dengan menggunakan formula Korelasi Product Moment yang dikembangkan oleh Pearson. Uji reliabilitas dengan menggunakan formula Cronbach’s Alpha. Hasil uji validitas menunjukkan dari 18 item yang dikembangkan, ada 17 item yang valid, dengan nilai α ≤ 0,05. Hasil uji reliabilitas dikenakan pada 17 item yang valid, menunjukkan ralpha = 0,864 > rtabel = 0,468; dan semua Cronbach’s Alpha if Item Deleted > 0,468. Sehingga disimpulkan bahwa instrumen tersebut reliabel. Kata kunci: validitas, reliabilitas, keterampilan manajerial, mahasiswa
VALIDITAS DAN RELIABELITAS ANGKET GAYA KEPEMIMPINAN MAHASISWA Djum Djum Noor Benty; Imam Gunawan; Desi Eri Kusumaningrum; Raden Bambang Sumarsono; Dika Novita Sari; Firda Dwi Pratiwi; Sari Oktavia Ningsih; Lim Kim Hui
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p262

Abstract

Abstrak: Instrumen memiliki fungsi yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Keakuratan data yang diambil juga dipengaruhi oleh validitas instrumen penelitian. Validitas instrumen penelitian juga akan mempengaruhi keakuratan kesimpulan penelitian. Oleh karena itu, sebelum menggunakan suatu instrumen untuk mengambil data harus dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menguji validitas dan reliabilitas instrumen angket variabel gaya kepemimpinan siswa. Indikator yang digunakan untuk menyusun item pernyataan angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa berdasarkan teori Yukl (2015), Usman (2013), dan Gunawan (2018) yaitu: otokratis; birokratis; diplomatik; partisipatif; dan pemimpin kendali bebas. Berdasarkan teori ini, 10 item dikembangkan untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan siswa. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Malang (organisasi kemahasiswaan yang bergerak di palang merah). Rumus yang digunakan untuk menguji validitas adalah rumus Korelasi Pearson Product Moment, sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai r sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai r sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah rumus Alpha Cronbach. Hasil analisis validitas menyimpulkan bahwa semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) <0,05; Sehingga dapat disimpulkan instrumen valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabilitas menunjukkan bahwa nilai ralpha = 0,799> r tabel = 0,468; Sehingga dapat disimpulkan instrumen reliabel untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Kata kunci : validitas, reliabilitas, gaya kepemimpinan mahasiswa, otokrasi, birokrasi, diplomatik, partisipatif, kebebasan pemimpin Abstrak: Instrumen memiliki fungsi yang krusial dalam suatu penelitian. Ketepatan data yang diambil juga dipengaruhi oleh tingkat kevalidan instrumen penelitian. Kevalidan instrumen penelitian juga akan mempengaruhi ketepatan simpulan penelitian. Oleh sebab itu, suatu instrumen sebelum digunakan untuk mengambil data, harus diuji validitas dan reliabelitasnya. Penelitian ini menguji validitas dan reliabelitas instrumen angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Jabaran indikator yang digunakan untuk menyusun item pernyataan angket variabel gaya kepemimpinan mahasiswa berdasarkan teori Yukl (2015), Usman (2013), dan Gunawan (2018), yaitu: autokratis; birokratik; diplomatis; partisipatif; dan free rein leader. Berdasarkan teori tersebut, ada 10 item yang dikembangkan untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Sampel penelitian adalah 35 mahasiswa UKM KSR PMI Unit Universitas Negeri Malang. Rumus yang digunakan untuk menguji validitas adalah dengan rumus Korelasi Product Moment Pearson, sedangkan rumus yang digunakan untuk menguji reliabelitas adalah dengan rumus rumus Cronbach’s Alpha. Hasil analisis validitas menyimpulkan semua item pernyataan yang dikembangkan (10 item) memiliki nilai probabilitas (α) < 0,05; sehingga dapat disimpulkan instrumen tersebut valid untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Hasil analisis reliabelitas diperoleh nilai ralpha = 0,799 > rtabel= 0,468; Sehingga dapat dinilai penilaian reliabel tersebut untuk mengukur variabel gaya kepemimpinan mahasiswa. Kata kunci : validitas, reliabelitas, gaya kepemimpinan mahasiswa, otokratis, birokratik, diplomatis, partisipatif, kebebasan pemimpin 
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SAINS CLUB UNTUK MENUNJANG KEAKTIFAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN SCIENCE Mery Dwi Rohmawati; Mustiningsih Mustiningsih; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.924 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i32019p136

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to describe in detail the activities of management of science club extracurricular activities start from planning, organize, implementation, evaluation, inhibitor factors, support factors, and efforts in overcome barriers in club science extracurricular activities to support students' active learning science. This research was conducted through a qualitative approach using a type of case study to obtain descriptive data in a natural, comprehensive, and intensive manner. Data collection techniques were carried out through interviews, observation and documentation. The results of this study explained the activities of planning, organize, implementation, evaluation, inhibitor factors, support factors, and efforts in overcome barriers to extracurricular activities of club science to support the activity of students in learning science at Elementary School of My Little Island. Keyword: management of extracurricular activities, club science, activeness of studentsAbstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan secara rinci kegiatan dari manajemen kegiatan ekstrakurikuler sains club yang dimulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, faktor penghambat, faktor penunjang, serta upaya dalam menanggulangi hambatan dalam kegiatan ekstrakurikuler sains club untuk menunjang keaktifan peserta didik dalam pembelajaran science. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian studi kasus untuk memperoleh data deskriptif secara alamiah, komprehensif, dan intensif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menjelaskan mengenai kegiatan  perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, faktor penghambat, faktor pendukung, dan upaya menanggulangi hambatan kegiatan ekstrakurikuler sains club untuk menunjang keaktifan peserta didik dalam pembelajaran science di SD My Little Island.Kata Kunci: manajemen kegiatan ekstrakurikuler, sains club, keaktifan peserta didik
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER SOPAN SANTUN MELALUI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK fernanda rahmadika putra; Ali Imron; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.116 KB) | DOI: 10.17977/um027v3i22020p182

Abstract

Abstrak:Pentingnya pendidikan karakter karena melalui pendidikan karakter dapat menumbuhkan kecerdasan, keterampilan dan kemampuan siswa. Fokus penelitian ini adalah: (1) pembelajaran kode etik, (2) bentuk pendidikan tingkah laku budi pekerti, (3) penanaman pendidikan karakter yang santun, (4) faktor pendukung penanaman budi pekerti pendidikan karakter, (5) optimalisasi Pemanfaatan faktor pendukung penanaman pendidikan karakter kesantunan, (6) faktor kendala dalam pembinaan kesantunan pendidikan karakter, (7) solusi kendala pembinaan kesantunan pendidikan karakter. Kesimpulan dari penelitian ini: (1) pembelajaran kode moral dalam kegiatan belajar mengajar berjalan lancar, efektif, dan inovatif, (2) bentuk-bentuk perilaku pendidikan karakter sudah terbentuk, hanya menambah kekurangan,Kata kunci: implementasi, pendidikan karakter, budi pekerti, teologi moral Abstrak: Pentingnya pendidikan karakter yang didasarkan pada pendidikan karakter itu bisa menumbuhkan kecerdasan, kecakapan, dan kemampuan siswa. Fokus penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran Akidah Akhlak, (2) bentuk perilaku pendidikan karakter sopan santun, (3) penanaman pendidikan karakter sopan santun, (4) faktor penunjang penanaman pendidikan karakter sopan santun , (5) pengoptimalan pendayagunaan faktor penunjang penanaman pendidikan karakter sopan santun , (6) faktor kendala dalam penanaman pendidikan karakter sopan santun, (7) solusi dari kendala penanaman pendidikan karakter sopan santun. Simpulan penelitian ini: (1) pembelajaran Akidah Akhlak  pada kegiatan belajar mengajar berjalan dengan lancar, efektif, dan inovatif, (2) bentuk perilaku pendidikan karakter sopan santun sudah ada pembentukan, tinggal menambah dari kekurangan yang ada, (3) penanaman pendidikan karakter sopan santun Bapak dan Ibu Guru memberikan contoh sikap yang mulia, memberi dorongan, dan membiasakan perilaku yang mulia, (4) faktor penunjang dalam  penanaman pendidikan karakter sopan santun yakni didukung oleh sarana prasarana kelas yang baik dan memadai dan minat belajar siswa yang tinggi, (5) pengoptimalan pendayagunaan faktor penunjang penanaman pendidikan karakter pihak sekolah harus bisa bertanggungjawab dalam mengembangkan penanaman pendidikan karakter sopan santun yang mulia, (6) faktor kendala yang ditemui dalam penanaman pendidikan karakter sopan santun yaitu faktor lingkungan, keberagaman peserta didik, salah dalam memilih teman, (7) ) solusi yang dilakukan dari kendala penanaman pendidikan karakter yakni memberi nasihat, memberi hukuman atau teguran berupa peringatan.Kata kunci : implementasi, pendidikan karakter, sopan santun, akidah akhlak 
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PEMIMPIN PERUBAHAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN Dian Tri Wibawani; Bambang Budi Wiyono; Djum Djum Noor Benty
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.569 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i42019p181

Abstract

Abstract: The purpose study of this is to find: (1) visionary the role of the principal; (2) the principal's strategy; (3) school principal innovations; (4) supporting factors of the principal; (5) inhibiting factors of school principals; and (6) efforts to overcome the inhibiting factors of school principals as leaders of change quality of in improving the education. The case study was chosen because SD Negeri Pandanarum Mojokerto District experienced significant changes over the past four years and became a reference school. Data obtained through interviews, observation, and documentation. Checking data using triangulation and perseverance observation. The conclusions of : (1) the visionary principa role of the l is indicated by the improvement of the curriculum, increasing discipline, and being the driving force / policy maker; (2) head strategy, namely by identifying cases, conducting interviews, creating good relations, and creating an atmosphere towards student awareness; (3) principal innovation, namely with relative advantages and compatibility; (4) Factors supporting school principals come from internal (leadership of school principals and existing infrastructure) and external (government); (5) Obstacles from internal parties, namely lack of: teacher education, community understanding, and teacher shortages; and (6) the principal's efforts to form a curriculum development team, maximize managerial, change management and increase the role of the community.Keywords: visionary role, change leader, school quality Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) peran visioner kepala sekolah  di SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto; (2) strategi kepala sekolah di SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto  ; (3) inovasi kepala sekolah di SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto ; (4) faktor pendukung kepala sekolah di SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto ; (5) faktor penghambat kepala sekolah di SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto ; dan (6) upaya mengatasi faktor penghambat kepala sekolah di SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto . Penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Studi kasus dipilih karena SD Negeri Pandanarum Kabupaten Mojokerto mengalami perubahan secara signifikan selama empat tahun terakhir dan menjadi sekolah rujukan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi dan ketekunan pengamatan. Simpulan penelitian ini yaitu: (1) peran visioner kepala sekolah ditunjukkan dengan adanya perbaikan kurikulum, peningkatan kedisiplinan, dan menjadi motor penggerak/penentu kebijakan; (2) strategi kepala yaitu dengan identifikasi kasus, melakukan wawancara, menciptakan hubungan baik, dan menciptakan suasana ke arah penyadaran siswa; (3) inovasi kepala sekolah yaitu dengan relative advantage dan compatibility; (4) Faktor pendukung kepala sekolah yaitu faktor internal (sarana praarana serta kepemimpinan kepala sekolah) dan faktor eksternalnya adalah (pemerintah); (5) Penghambat dari pihak internal yaitu: kurangnya pendidikan guru, pemahaman masyarakat, dan kekurangan guru; (6) upaya kepala sekolah yaitu membentuk tim pengembang kurikulum, memaksimalkan manajerial, perubahan pengelolaan dan peningkatan peran masyarakat. Kata Kunci: peran visioner, pemimpin perubahan, mutu sekolah
Co-Authors Aan Fardani Ubaidilah Abida Ferindistika Putri Achmad Supriyanto Agus Gus Yanto Agus Timan Agustinus Hermino Suprema Putra Aisyah, Farhanah Nur Ali Imron Ali Imron Alma'idah Hayuning Sesanti Amat Mukhadis Mukhadis Amelia Dwi Lestari Andini, Indri Arifianisa Andini, Khairunnisa Zahro Angga Kurniawan Anggelia, Evana Anilamsari, Hernika Dwi Anindya Hapsari Argadinata, Hasan Ari Mufidah Agustiningsih Ari Mufidah Agustiningsih Arum, Dora Sekar Asem Sunandar Asep Sunandar Athalla Nauval Bhayangkara Aulia, Erend Meiva Azzahra, Khoirina Najwa Bambang Budi Wiyono Bhayangkara, Athalla Nauval Burhannuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Chusnah, Fika Nisfi Lailatul Daniswara, Farras Putra Penangsang Desi Eri Kusumaningrum Destawati, Diva Rahma Dian Tri Wibawani Dianti, Firda Hana Dika Novita Sari Dika Novita Sari Dita Putri Cahyani Dwi Mubarika, Felisa Dwi Wahyu Indrawanto Farida Nuraini Farida Nuraini fernanda rahmadika putra Fia Nurmaya, Elyya Putri Firda Dwi Pratiwi Firda Dwi Pratiwi Firda Hana Dianti Frizkania Lutfi Annisa Fira Handini, Diah Sri Hanto Nugroho Hasna Dwi Purbaningru Herfanda, Fitri Salwa Husen Surya Dinata Icca Nabilah Nisa Imam Gunawan, Imam Indah Ratnawati Indrawanto, Dwi Wahyu Intan Kurnia Sari, Intan Kurnia Intan Mu’izzah Riyanto Intan Mu’izzah Riyanto Iqbal Ramadhan, Iqbal Izati, Devina Nur Juharyanto Juharyanto Kartika Kartika Latif, Intan Syafii’ul Lestari, Amelia Dwi Lestari, Citra Olivia Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lim Kim Hui Lisah, Lisah Lutfiah, Lailatul Mahdiyyah, Hanun Nabilah Maisyaroh Maulana Amirul Adha Mazaya, Dinda Pramaysella Mery Dwi Rohmawati Moch. Haris Purwanto Mubarika, Felisa Dwi Muhammad 'Afwan Mufti Mustiningsih Mutya Alfarina Nisa Rahma Danti Nova Lia Anjani Nova Lia Anjani Nunung Nurjanah Nunung Nurjanah Nur Amaliyah Hanum Nur Safitri, Dyah Ardini Nurabadi, Ahmad Nurul Mustabsyiroh Nurul Ulfatin Nur’aini, Ifa Aprilia Purbaningrum, Hasna Dwi Purwanto, Moch. Haris Putra Suyani, Fa’is Alvian Putra, Agustinus Hermino Suprema Raden Bambang Sumarsono Ramadhani, Fadillah Putra Penangsang Revanda, Khansa Aulia Rochmawati Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Salsabila, Hanifah Saputra, Bagus Rachmad Saputra, Fazly Dana Sari Oktavia Ningsih Sari Oktavia Ningsih Sasi Maulina Satria, Sri Wahyuni Eka Septyani, Fiona Dwi Simamora, Fivenella Gunarti Sinaga, Tiodorus Sri Wahyuni Eka Satria SRI WULANDARI Sri Wulandari Sultoni Sultoni, Sultoni Sunarni Sunarni Sunarni Syaharani, Joanicha Ayunda Ubaidilah, Aan Fardani Valdez, Anabelie Villa Wardani, Adetya Dewi Widyaning Rachmawati Wildan Zulkarnain, Wildan Yusuf Sobri, Ahmad