Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan inkuiri dalam pembelajaran Biologi di era Revolusi Industri 4.0, dengan fokus pada peningkatan literasi sains, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan pemecahan masalah siswa. Pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, artikel akademik, dan laporan penelitian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan inkuiri, terutama ketika didukung oleh teknologi digital seperti simulasi dan platform interaktif, mampu meningkatkan pemahaman konsep hingga 40% serta memperkuat keterampilan berpikir kritis dan literasi sains. Teknologi digital berperan sebagai katalisator yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran berbasis inkuiri, memungkinkan siswa melakukan eksperimen virtual dan mengakses sumber belajar yang lebih beragam. Namun, penerapan pendekatan ini menghadapi tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru, dan kendala kurikulum. Untuk mengoptimalkan implementasinya, diperlukan dukungan institusional yang kuat, pelatihan guru berkelanjutan, dan integrasi teknologi dalam kurikulum. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori pembelajaran aktif berbasis inkuiri dan praktik pendidikan Biologi yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21
Copyrights © 2025