Penelitian ini mengembangkan sistem controll pembuatan pakan ternak silase berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32. Sistem ini dirancang untuk memantau suhu, kelembapan, dan pH secara real-time dengan memanfaatkan sensor DHT21 dan sensor pH tanah, yang terhubung ke Firebase sebagai database. Sistem dilengkapi antarmuka berbasis web dan LCD, sehingga memudahkan peternak dalam memantau kondisi pakan dari jarak jauh. Proses produksi silase dilakukan selama 19 hari dengan hasil grade yang diukur berdasarkan nilai pH, menunjukkan tingkat keberhasilan produksi berada pada Grade C (rendah). Functional testing, usability testing, dan blackbox testing memastikan sistem bekerja sesuai kebutuhan dengan nilai rata-rata usability sebesar 88,2%, termasuk kategori "Baik Sekali." Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini mampu memberikan data yang akurat dan stabil, meskipun memerlukan kalibrasi berkala. Tegangan dari aki motor 12V berhasil diturunkan menjadi 5V menggunakan modul stepdown untuk menjaga keandalan perangkat. Sistem ini juga menawarkan notifikasi otomatis saat terjadi kondisi abnormal, sehingga tindakan korektif dapat segera dilakukan. Sistem ini terbukti efektif dalam membantu peternak memantau proses fermentasi silase dan mengurangi risiko kegagalan produksi. Namun, peningkatan stabilitas sensor, optimasi komposisi pakan, dan koneksi internet yang lebih kuat diperlukan untuk meningkatkan hasil produksi dan kualitas pakan. Dengan demikian, sistem ini memberikan solusi inovatif bagi peternak dalam memproduksi pakan ternak secara efisien, andal, dan berkelanjutan
Copyrights © 2025