Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengaplikasian irama pada pembelajaran tahsin Al-Qur’an di Madrasah Pertubuhan Kebajikan Al-Muhibbin Melaka serta dampaknya terhadap bacaan Al-Qur’an pelajar. Pengaplikasian irama dalam pembelajaran tahsin merupakan metode yang menggabungkan aspek melodis dengan kaidah tajwid untuk memudahkan pelajar dalam mempraktikkan bacaan Al-Qur’an yang benar serta meningkatkan kefasihan dan keindahan bacaan Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilakukan di Madrasah Pertubuhan Kebajikan Al-Muhibbin Melaka selama 20 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian irama dalam pembelajaran tahsin Al-Qur’an menunjukkan bahwa (1) pengaplikasian irama pada pembelajaran tahsin Al-Qur’an di Madrasah Pertubuhan Kebajikan Al-Muhibbin Melaka dengan cara memperkenalkan irama dasar kepada pelajar melalui ustaz, lalu ustaz melihat kemampuan dan pemahamannya dalam mengaplikasikan irama pada pembelajaran tahsin Al-Qur’an. Penggunaan irama pada pembelajaran tahsin Al-Qur’an bertujuan membuat bacaan menjadi lebih fasih dan indah dengan selalu memperhatikan tajwid dan makhraijul huruf (2) penggunaan seperti metode Talaqqi-Musyafahah, metode tartil dan metode pengenalan maqam serta tingkatan latihan yaitu pada minggu 1-2 mempelajari tentang hukum tajwid dan makharijul huruf serta pengenalan pola irama dasar, lalu minggu 3-4 praktik bacaan ayat pendek disertai dengan irama setelah itu, minggu 5-8 penerapan pada surah-surah pilihan dan minggu 9-12 evaluasi dan penilaian. (3) faktor pendukung seperti kemampuan vokal dan irama yang memadai, pemahaman metode pembelajaran dan penguasaan tajwid dan makhraj yang baik. Dan faktor penghambat seperti kesulitan menangkap nada, keterbatasan waktu latihan, perbedaan kemampuan dasar dan kurangnya kepercayaan diri dalam berlatih.
Copyrights © 2025