Diare masih menjadi masalah kesehatan yang harus di atasi. Di Indonesia sering pada kelompok 5-14 tahun. Di Provinsi Maluku menurut data dinas kesehatan terjadi peningkatan kasus Diare dari tahun 2019 sejumlah 2147 kasus meningkat pada tahun 2020 sejumlah 4775 kasus. Kejadian Diare ini dapat dicegah salah satunya dengan perilaku cuci tangan. Masalah yang sering timbul pada anak usia sekolah adalah berhubungan dengan kebersihan individu dan lingkungan seperti kebersihan diri dan kebiasaan cuci tangan. Anak sekolah dasar adalah salah satu mitra yang sangat potensial untuk mendukung perubahan perilaku yang sehat. Perilaku anak sekolah sangat mudah dipengaruhi untuk memiliki perilaku yang benar. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pemahaman pentingnya cuci tangan 6 langkah yang benar. Dengan metode sosialisasi (pemberian materi edukasi, praktek cuci tangan 6 langkah, pre test dan post test). Kegiatan di ikuti oleh 24 siswa/I kelas 3 SD Negeri 12 Ambon dengan hasil pre test (0%) dimana siswa/i melakukan dengan cara membasahi tangan, gosok sabun pada tangan di gosok dan dibilas dengan air bersi. Terjadi peningakatn pada post test (100%) siswa/i melakukan dengan baik dan benar cuci tangan 6 langkah (mulai dari membasahi tangan, gosok sabun, selanjutnya telapak tangan sampai dengan mengosok ujung jari ke telapak tangan). Perubahan perilaku cuci tangan dapat mencegah penyakit diare.
Copyrights © 2025