Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan penggunaan kerajinan tekstil jumputan dalam mengembangkan kemampuan psikomotorik halus pada anak penyandang ADHD. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta verifikasi/penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik untuk memastikan kedalaman temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan tekstil jumputan melibatkan berbagai keterampilan motorik halus, seperti mengikat kain dengan karet atau tali raffia, menggunting kain, dan mencelupkan kain ke dalam pewarna. Selain berkontribusi pada perkembangan motorik halus, kegiatan ini juga mendukung perkembangan sosial-emosional anak melalui interaksi dalam penyelesaian karya, bertukar ide, serta kemampuan mengapresiasi hasil karya orang lain.
Copyrights © 2025