Pertumbuhan industri jamu semakin meningkat dari tahun ke tahun, peluang perkembangan industri jamu pada tingkat nasional maupun ineternasional semakin besar. Namun, Fakta di lapangan menunjukkan bahwa kinerja industri jamu semakin menurun dari waktu ke waktu. Menurun dan meningkatnya suatu industri tidak lepas dari peran sumberdaya manusianya. Riset ini dilaksanakan untuk mengkaji pengaruh pelatihan dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dalam industri jamu tradisional di Kabupaten Pamekasan baik secara simultan maupun persial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan data seanyak 72 populasi dan 61 sampel pada idustri jamu traisional di Kabupatan Pamekasan. Cara pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, serta studi pustaka. Teknik analisis yang diterapkan adalah Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Normalitas, Uji Multikolinieritas, Uji Heteroskedastisitas, Uji Regresi Linier Berganda, Uji Hipotesis. Hasil penelitian ini adalah (1) Pelatihan secara parsial (individu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pembuat jamu (2) Gaya Kepemimpinan secara parsiap (individu) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pembuat jamu (3) Pelatihan dan gaya kepemipinan berpengaruh secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja pembuat jamu. Pada industri jamu tradisional di Kabupatan Pamekasan.
Copyrights © 2024