Generasi z yang dikenal dengan digital natives dimana mereka tumbuh dalam lingkungan yang sangat dipengaruhi oleh teknologi. Mereka merupakan kaum yang mudah menerima, mengadopsi dan memakai teknologi baru dibandingkan dengan generasi sebelumnya. generasi z menciptakan perilaku keuangan yang konsumtif seperti salah satunya bertransaksi membeli makanan dan minuman pesan antar secara online dengan persentase 35 persen, serta transaksi keuangan lainnya juga didominasi menunjukkan perilaku konsumtif cashless. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perceived ease of use, perceived usefulness, dan pengalaman terhadap minat penggunaan ulang transaksi menggunaka cashless dengan sampel generasi z di Kota Denpasar. Hasilnya diperoleh bahwa faktor perceived ease of use, perceived usefulness, dan pengalaman secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap minat menggunakan cashless dalam melakukan transaksi keuangan.
Copyrights © 2024