PESHUM
Vol. 4 No. 1: Desember 2024

Pemaafan sebagai Jalan Pemulihan pada Pasangan yang Pernah Terluka Oleh Perselingkuhan

Amran, Ainun Mardiah (Unknown)
Nurul Muchlisah (Unknown)
Sri Wahyu Nengsih (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Dec 2024

Abstract

Pernikahan menjadi kebutuhan perkembangan di usia dewasa muda. Namun, pernikahan tak lepas dari adanya konflik antar pasangan. Terlepas dari efek negatif perselingkuhan, korban perselingkuhan dapat dan memungkinkan untuk pulih kembali pasca perselingkuhan melalui pemaafan sebagai pilihan internal korban dan komitmen pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait pengalaman pemaafan wanita setelah perselingkuhan pasangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis desain penelitian fenomenologi. Responden penelitian merupakan korban yang pernah mengalami perselingkuhan dalam rumah tangga yang masih bertahan dan telah berpisah. Teknik pengumpulan data dengan melakukan metode wawancara terhadap subjek. Hasil penelitian menunjukkan munculnya perselingkuhan diakibatkan oleh faktor internal dan eksternal. Dalam proses pemaafan, faktor agama dan dukungan keluarga berperan aktif dalam membantu responden memaafkan pelaku perselingkuhan. Hal ini menunjukkan bahwa pemaafan berperan penting dalam mengatasi permasalahan psikologis akibat perselingkuhan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

PESHUM

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, ...