Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kebijakan hutang, pilihan investasi, dan nilai perusahaan pada bisnis subsektor otomotif dan komponen yang terdaftar di BEI antara tahun 2020 dan 2023, dengan profitabilitas sebagai mediator. Laporan keuangan tahunan digunakan sebagai sumber data, dan teknik Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk analisis. Kebijakan utang, menurut temuan, mengurangi profitabilitas, tetapi pilihan investasi tidak memiliki pengaruh yang jelas. Selain itu, profitabilitas bukanlah mediator antara kebijakan utang dan pilihan investasi dengan nilai perusahaan, karena tidak berpengaruh sama sekali terhadap nilai perusahaan. Khususnya selama epidemi COVID-19, penelitian ini menunjukkan bahwa pembayaran bunga yang berlebihan yang disebabkan oleh kebijakan utang yang tidak optimal dapat mengurangi pendapatan bisnis. Namun, investasi perusahaan membutuhkan lebih banyak waktu untuk muncul di laba mereka. Inovasi, opini publik, dan efisiensi operasional adalah tiga pendorong utama nilai perusahaan. Manajemen di industri otomotif dapat menggunakan wawasan strategis dari studi ini untuk meningkatkan praktik manajemen utang mereka, menetapkan prioritas untuk investasi strategis, dan mempertimbangkan variabel eksternal ketika ingin meningkatkan nilai perusahaan mereka.
Copyrights © 2025