Masalah kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian, khususnya di sekolah. Data menunjukkan bahwa kejadian kekerasan seksual di Indonesia masih tinggi, dan banyak sekolah terus menghadapi kendala terkait dengan masalah ini. SD Inpres 8 Mamboro berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai pencegahan kekerasan seksual justru membuat siswa semakin rentan. Para akademisi melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui teknologi presentasi untuk bertukar informasi dan meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dengan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali, mencegah, dan melaporkan kekerasan seksual. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di SD Inpres 8 Mamboro yang berfokus pada siswa kelas IV hingga VI yang berjumlah 30 peserta. Metode yang digunakan adalah partisipatif. Sharing knowledge ini penting untuk meningkatkan pemahaman siswa dan menjadikan mereka lebih berani melaporkan tindakan kekerasan yang mereka alami atau saksikan. Pendidikan kekerasan seksual di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak untuk membangun kapasitas mereka.
Copyrights © 2024