Latar belakang: Kelelahan kerja dapat timbul akibat dari tidak adanya keseimbangan antara beban kerja dengan kemampuan tenaga kerja. Kelelahan kerja juga dapat terjadi dikarenakan faktor mental psikologis di lingkungan kerja sehingga dapat menimbulkan beban dan stres pada pekerja. Berdasarkan survei dari KNKT didapatkan 12% kecelakaan di bidang transportasi laut disebabkan oleh faktor kelelahan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan stres kerja dengan kelelahan kerja pada pekerja transportasi laut Manado-Bunaken. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di dermaga wisata kalimas pada bulan september-oktober 2019. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu beban kerja, stres kerja dan kelelahan kerja. Penelitian ini instrumen menggunakan kuesioner dan aplikasi android NASA-TLX. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil Penelitian: Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa pekerja yang merasa kelelahan kerja yaitu 65%, pekerja yang memiliki beban kerja berat sebanyak 65% dan pekerja yang mengalami stres kerja sebanyak 47,5%. Hasil analisis data menggunakan uji statistik chi-square  didapatkan nilai p value sebesar 0,002. Hal ini berarti terdapat hubungan antara beban kerja dengan perasaan kelelahan kerja pada pekerja transportasi laut Manado-Bunaken.. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara beban kerja dan stres kerja dengan perasaan kelelahan  kerja pada pekerja transportasi laut Manado-Bunaken.
Copyrights © 2020