Latar belakang: Tingginya aktivitas kendaraan yang ada di kawasan terminal Malalayang Kota Manado dapat menimbulkan adanya pencemaran udara seperti SO2 yang dapat mempengarhi udara di lingkungan sekitar dan berdampak bagi kesehatan manusia. Metode: Metode yang digunakan observasional dengan pendekatan deskriptif dengan pengambilan sampel selama dua hari dengan tiga titik sampel. Hasil: Kadar SO2 tertinggi terdapat di titik tiga pada hari kamis sebesar 28,28 µg/Nm3, sedangkan yang terendah terdapat pada titik satu pada hari sabtu sebesar 2,88 µg/Nm3. Kesimpulan: Hasil kadar SO2 yang ada di kawasan Terminal Malalayang Kota Manado masih jauh dibawah standar baku mutu berdasarkan dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999. Disarankan kepada pemerintah agar selalu menjaga dan memelihara kualitas udara di kawasan terminal dan bagi pemilik kendaraan agar dapat merawat mesin kendaraan dan melakukan uji emisi secara berkala.
Copyrights © 2020