Pasir silika merupakan bahan industri penting yang digunakan dalam berbagai sektor seperti kaca, keramik, dan konstruksi. Untuk mengetahui jumlah dan kualitasnya, diperlukan eksplorasi mendalam. Data geolistrik hasil akuisisi lapangan digunakan untuk memodelkan kondisi bawah permukaan dan mengestimasi total sumber daya dengan metode block model pada PT Bambu Kuning Delapan Belas, Kalimantan Tengah. Pengukuran geolistrik menunjukkan nilai resistivitas berkisar antara 5.000 Ωm hingga 17.500 Ωm, mengindikasikan keberadaan lapisan pasir silika pada kedalaman hingga 20 meter. Ketebalan lapisan pasir silika bervariasi, mulai dari 3,08 meter di titik GLSBK18-12 hingga 13,54 meter di titik GLSBK18-08. Hasil perhitungan sumber daya menunjukkan bahwa pasir silika pada lapisan S1 memiliki volume sebesar 3.580.825 m³ dan sumber daya sebesar 9.310.145 ton, sementara lapisan S2 memiliki volume sebesar 1.740.025 m³ dan sumber daya sebesar 4.524.065 ton. Total sumber daya pasir silika yang teridentifikasi adalah 13.834.210 ton. Studi ini membuktikan bahwa metode geolistrik efektif dalam eksplorasi awal untuk mengidentifikasi dan memperkirakan potensi pasir silika.
Copyrights © 2025