Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan hasil belajar siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, yakni Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V UPT SPF SDI Tamamaung II, Makassar, yang berjumlah 51 siswa, dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan semua siswa dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes tertulis untuk mengukur hasil belajar, lembar observasi untuk menilai kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri, serta angket untuk mendukung pengumpulan data tambahan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif untuk menggambarkan data awal dan akhir, serta statistik inferensial, seperti uji normalitas, homogenitas, Mann-Whitney U, dan Paired Sample T-Test, untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, dan hasil belajar siswa. Rata-rata nilai posttest pada kelompok eksperimen meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Selain itu, media audiovisual terbukti efektif memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan keterlibatan aktif siswa. Implikasi dari penelitian ini, secara teori, mendukung pendekatan konstruktivisme yang menekankan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media audiovisual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar, khususnya pada mata pelajaran IPS. Model ini juga dapat digunakan untuk mengembangkan keterampilan afektif dan psikomotor siswa secara lebih optimal.
Copyrights © 2024