Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa STPAK St. Yohanes Penginjil Ambon dengan melibatkan Orang Muda Katolik (OMK) paroki St. Yosep Rumatiga dan mahasiswa IAIN Ambon tentang moderasi beragama, khususnya dalam konteks pluralitas di Maluku. Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa sebagai calon guru agama agar mampu menjadi agen harmoni sosial di komunitas mereka. Melalui kerjasama dengan IAIN Ambon, kegiatan ini melibatkan seminar moderasi beragama yang menggabungkan perspektif Islam dan Katolik. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif dengan tahap pra-kegiatan, pelaksanaan seminar, dan pasca-kegiatan. Seminar ini diisi oleh narasumber dari kedua institusi yang menyampaikan konsep moderasi beragama berdasarkan prinsip agama masing-masing. Mahasiswa juga dilibatkan dalam diskusi kelompok, studi kasus, dan refleksi untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam serta keterampilan praktis dalam dialog lintas agama. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya moderasi beragama, baik secara teoritis maupun praktis. Mahasiswa juga mulai mengidentifikasi tantangan yang dihadapi di komunitas mereka terkait keberagaman dan menyusun rencana tindak lanjut untuk mendorong harmoni sosial. Kegiatan ini berhasil memperkuat karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang inklusif dan menjembatani kerja sama lintas institusi. Dampak awal menunjukkan potensi besar dalam menciptakan dialog antaragama dan memperkuat kohesi sosial di Maluku.
Copyrights © 2025