Banyaknya kejadian para pelajar yang seringkali melakukan tindakan kekerasan, tawuran, kriminal, bullying, bahkan sampai pada pergaulan bebas. Perbuatan menyimpang para pelajar tersebut merupakan dampak dari lemahnya ilmu pengetahuan agama, serta kurangnya pengawasan orang tua dalam keseharian pelajar tersebut. Keterbatasan orang tua dalam mendidik anak menjadikan TPA sebagai tempat yang cocok untuk anak mendapatkan ilmu agama yang lebih luas. Mengingat semakin hari semakin besar tantangan yang dihadapi termasuk dalam pembentukan akhlak pada anak. Keberadaan TPA semakin relevan, melihat perkembangan zaman yang mempengaruhi moralitas dan perilaku generasi muda. Untuk membantu keterbatasan orang tua dalam mendidik anak, maka diperlukan peran Ustadz dan Ustadzah dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Ustadz dan Ustadzah dalam pembinaan akhlak anak di TPA dan kendala-kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa peran Ustadz dan Ustadzah sebagai teladan, sebagai pembiasaan, dan sebagai penasihat. Terdapat dua kendala yang dihadapi, yaitu kurangnya tenaga pengajar dan keterbatasan ruangan belajar.
Copyrights © 2025