Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT PADA PENDIDIKAN ISLAM DI IAIN PALANGKA RAYA (KAJIAN MOTIVASI MASYARAKAT UNTUK MASUK KE IAIN PALANGKA RAYA) Zainap Hartati
Transformatif Vol 1, No 2 (2017): ISSUED IN OCTOBER 2017
Publisher : POSTGRADUATE OF PALANGKA RAYA STATE ISLAMIC INSTITUTION

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.88 KB) | DOI: 10.23971/tf.v1i2.820

Abstract

IAIN Palangka Raya merupakan satu-satunya perguruan Tinggi Islam Negeri yang ada di Kalimantan Tengah, walaupun terdapat beberapa perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dari berbagai lintas agama yang ada di Kalimantan Tengah. Kota Palangka Raya memiliki  Visi sebagai kota pendidikan dan terdapat  satu Madrasah Alyah Negeri  dan 6 Madrasah Aliyah Swasta, keberadaan 7 (tujuh) madrasah  ini merupakan potensi dan prospek yang menguntungkan untuk input mahasiswa ke IAIN Palangka Raya, namun demikian berdasarkan data tentang mahasiswa yang kuliah di IAIN Palangka Raya, belum mendominasi latar pendidikan  adalah lulusan siswa Madrasah Aliyah.  Realitas ini juga menjadi kajian yang menarik, data dilapangan mengungkapkan berbagai faktor yang mengungkapkan persepsi dan motivasi masyarakat yaitu orangtua untuk menjadikan IAIN palangka Raya sebagai lembaga pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka. Keinginan untuk memberikan pendidikan anak ke IAIN Palangka Raya didukung dengan ketersediaan daya/biaya, beasiswa dan  anak kuliah samabil bekerja. Kondisi ini juga menjadi daya tarik IAIN untuk dapat menjaring bagaimana dapat menyahuti keinginan orangtua sehingga IAIN menjadi idole atau pilihan utama bagi orangtua untuk pendidikan anak-anaknya.
Pendampingan P5 Tari Nusantara untuk Meningkatkan Keterampilan Kerja Sama Siswa Kelas VII di SMP 8 Palangkaraya Yuna Yulianti; Zainap Hartati
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 5 (2024): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i5.718

Abstract

Education has an important role not only in the transfer of knowledge but also in the formation of students' character and social skills, such as cooperation skills. At SMP 8 Palangkaraya, efforts to improve the cooperation skills of grade VII students were made through an arts-based project, namely P5 Tari Nusantara. The project aims to provide direct guidance to students in the learning process, not only in the technical mastery of dance, but also in the development of social skills such as planning, communication, and collaboration. Through this activity, students are expected to be able to develop mutual respect, share responsibilities, and complete tasks effectively in groups. Structured mentoring also involves teachers and parents to ensure the skills taught can be applied in daily life. As a result, the project is expected to be an effective model for improving cooperation skills and enriching students' learning experience at SMP 8 Palangkaraya.
Strategi Dosen dalam Membangun Sikap Moderasi Beragama pada Mahasiswa Putera, Muhammad Yuda; Zainap Hartati; Ali Iskandar Zulkarnain
Intelektualita Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v13i2.25029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dosen serta implikasi dalam membangun sikap moderasi beragama pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Palangka Raya. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumen. Selanjutnya data dianalisis dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen menggunakan pendekatan integratif dalam pembelajaran, diskusi kasus nyata, dan evaluasi pemahaman mahasiswa. Implikasi dari penerapan strategi ini adalah meningkatnya sikap keterbukaan dan toleransi di kalangan mahasiswa, serta kemampuan mereka dalam menjembatani perbedaan di masyarakat. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan moderasi beragama memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang lebih inklusif. 
Peran Ustadz dan Ustadzah dalam Pembinaan Akhlak Anak di TPA Al-Husna Kota Palangka Raya Mita Restina; Zainap Hartati; Saiful Lutfi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.2159

Abstract

Banyaknya kejadian para pelajar yang seringkali melakukan tindakan kekerasan, tawuran, kriminal, bullying, bahkan sampai pada pergaulan bebas. Perbuatan menyimpang para pelajar tersebut merupakan dampak dari lemahnya ilmu pengetahuan agama, serta kurangnya pengawasan orang tua dalam keseharian pelajar tersebut. Keterbatasan orang tua dalam mendidik anak menjadikan TPA sebagai tempat yang cocok untuk anak mendapatkan ilmu agama yang lebih luas. Mengingat semakin hari semakin besar tantangan yang dihadapi termasuk dalam pembentukan akhlak pada anak. Keberadaan TPA semakin relevan, melihat perkembangan zaman yang mempengaruhi moralitas dan perilaku generasi muda. Untuk membantu keterbatasan orang tua dalam mendidik anak, maka diperlukan peran Ustadz dan Ustadzah dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran Ustadz dan Ustadzah dalam pembinaan akhlak anak di TPA dan kendala-kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa peran Ustadz dan Ustadzah sebagai teladan, sebagai pembiasaan, dan sebagai penasihat. Terdapat dua kendala yang dihadapi, yaitu kurangnya tenaga pengajar dan keterbatasan ruangan belajar.
Talaqqi Dalam Pembelajaran Agama Muhammad Athaillah; Zainap Hartati; Cecep Zakarias El Bilad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 1 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2023.21.1.281-288

Abstract

In Central Anjir Serapat, the Nahdlatussalam Islamic Boarding School has a role as a non-formal educational institution that becomes a forum for developing the religious knowledge that students have obtained during formal schooling by using the talaqqi method in the learning process. It is ironic that a boarding school with learning based on the yellow book, but there are still students and alumni who are not fluent or even cannot read the yellow book at all. This research is trying to describe how the general description of the application of the talaqqi method at Nahdlatussalam Islamic Boarding School. The formulation of the research problems are; How to apply the talaqqi method and what are the supporting and inhibiting factors in learning at Nahdlatussalam Islamic Boarding School. This study used a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects were 3 teachers and 2 students as informants. The data collection technique used observation, interview and documentation techniques, then the data obtained were analyzed by the procedure; data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study indicate: The application of the talaqqi method at Nahdlatussalam Islamic Boarding School is started by reading the Al-Fatihah led by the teacher. When the lesson is in progress, the students listen while writing the meaning of the book that the teacher reads and explains and it is interspersed with questions from the teacher, then the lesson is closed when the lesson is over. The supporting factors in learning are the psychological conditions of the students who always eager to take part in lessons and the environmental conditions that are full of academic activities. Inhibiting factors in learning are the level of understanding of the students who are not the same and the attitude of the students' dislike of one of the subjects. Keywords: Talaqqi Method and Islamic Boarding School
Evaluation of the Talaqqi Method at Daarul Ulum Al-Hadi Islamic Boarding School in Kota Besi, East Waringin City Nur Aisyah; Zainap Hartati; Saiful Lutfi
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2025): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tadrib.v11i2.28449

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the talaqqi method in the memorization of the Qur'an at Pondok Pesantren Daarul Ulum Al-Hadi Kota Besi, Kota Waringin Timur using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. This qualitative descriptive study employed data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that the talaqqi method is effective in improving the memorization skills of the female students (santriwati). However, several challenges were identified during its implementation, such as varying memorization abilities among students, limited numbers of teachers, and a lack of variation in the teaching methods used. Evaluation of the product aspect indicates that there has been an improvement in the number of memorized verses, though further enhancement is needed in the areas of tajwid (pronunciation) and makharajul huruf (articulation of letters). Therefore, this study recommends that the pesantren increase the number of teachers, diversify teaching methods, and develop a more comprehensive evaluation system to improve the overall quality of Qur'anic memorization among the santriwati. This research contributes to the development of more effective methods in Qur'anic memorization in pesantren environments.
The Development of the Concept of Ma'rifat in Islamic Thought: From Classical to Contemporary Agisna Fadilawati; Zainap Hartati; Nasir
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1893

Abstract

This study aims to explore the development of the concept of ma'rifat in Islamic thought, from classical to contemporary times, by looking at its historical journey, we will understand how this concept has been understood and translated by Islamic intellectuals and scholars in various historical periods. This study uses a qualitative method with a literature review methodology approach to analyze the development of the concept of ma'rifat in Islamic thought. In classical Islamic thought, ma'rifat is more than just knowledge; it refers to an inner experience gained through self-purification and a spiritual approach. In Sufism, ma'rifat is related to the achievement of high knowledge about the essence of the universe and God, which is obtained not only through intellectual study, but direct experience. Modern thought, as expressed by Muhammad Iqbal and Seyyed Hossein Nasr, offers a new interpretation by connecting ma'rifat to science and the challenges of the times. Both of them try to modernize this concept, responding to the influence of rationalism and materialism, and making ma'rifat a means of social and spiritual transformation. Thus, ma'rifat teaches that a true understanding of God and life requires a deep spiritual search. The findings of this study are that ma'rifat is no longer limited to individual experience, but also has broad implications in understanding the relationship between humans, science, and the reality of modern life. This study not only confirms classical thinking about ma'rifat, but also challenges the view that this concept is only esoteric and irrelevant in contemporary academic studies.
Penerapan Metode Talaqqi Untuk Meningkatkan Hafalan Niat Sholat Jamak dan Qashar Siswa Kelas III MIS Al-Jihad Palangkaraya Achmad Zaelani; Zainap Hartati; Muhammad Syabrina
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jurip.v5i1.1797

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan agama dalam membentuk sikap religius dan kemampuan ibadah siswa, khususnya dalam menghafal niat sholat. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya kemampuan siswa kelas III MIS Al-Jihad Palangka Raya dalam menghafal dan melafalkan niat sholat jamak dan qashar secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode talaqqi dalam meningkatkan kemampuan hafalan siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan hafalan siswa secara signifikan. Rata-rata nilai meningkat dari pra-siklus ke siklus berikutnya, disertai peningkatan ketuntasan klasikal dan efektivitas pembelajaran. Metode talaqqi terbukti efektif dalam meningkatkan hafalan niat sholat serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab siswa dalam pembelajaran Fiqih