Kesadaran politik merupakan aspek penting yang perlu ditanamkan sejak usia remaja untuk membentuk warga negara yang aktif dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis simulasi tata cara pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai sarana pendidikan politik di sekolah menengah atas, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran politik siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall, yang mencakup tiga tahap: perencanaan, pengembangan produk, dan uji coba. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII SMA Yadika 3 Tangerang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi dengan rata-rata di atas 90%. Uji coba penggunaan media pembelajaran menunjukkan peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai post-test mencapai 92, lebih tinggi dibandingkan pre-test dengan rata-rata 75. Simulasi Pilkada terbukti mampu memfasilitasi pembelajaran yang interaktif, menarik, dan kontekstual, serta efektif dalam menumbuhkan kesadaran politik siswa. Penelitian ini merekomendasikan implementasi media simulasi Pilkada sebagai bagian dari pendidikan kewarganegaraan di sekolah.
Copyrights © 2025