Dalam era digital, penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) menjadi krusial untuk meningkatkan efisiensi operasional organisasi, termasuk dalam pengelolaan surat tugas. Aplikasi pengelolaan surat tugas dirancang untuk menggantikan proses manual yang sering kali tidak efektif dan rentan terhadap kesalahan administrasi. Namun, keberhasilan implementasi aplikasi ini tidak hanya bergantung pada teknologi yang digunakan, tetapi juga pada tingkat penerimaan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pengguna terhadap aplikasi pengelolaan surat tugas menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada pengguna aplikasi. Faktor utama yang dianalisis meliputi perceived usefulness (persepsi kegunaan) dan perceived ease of use (persepsi kemudahan penggunaan), yang memengaruhi sikap serta niat pengguna dalam mengadopsi sistem. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear untuk melihat hubungan antara variabel dalam model TAM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived usefulness dan perceived ease of use berpengaruh signifikan terhadap penerimaan aplikasi pengelolaan surat tugas. Semakin tinggi persepsi pengguna terhadap kegunaan dan kemudahan sistem, semakin besar kemungkinan mereka untuk menggunakan aplikasi secara aktif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem informasi yang lebih user-friendly dan efektif. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi organisasi untuk meningkatkan kualitas aplikasi melalui desain antarmuka yang lebih intuitif serta pelatihan yang lebih komprehensif bagi pengguna.
Copyrights © 2024