Penelitian ini bertujuan untuk menguji bagaimana peran hardiness orang tua dalam mendukung pendidikan anak ketika berada di pesantren. Melalui pendekatan survey kualitatif deskriptif dalam perspektif indigenous psychology. Penelitian ini melibatkan 111 subjek yang terdiri dari 108 responden kuesioner dan 3 subjek wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aspek commitment, control, challenge sebagai bagian dari teori hardiness yang memainkan peran sangat signifikan dalam mendukung anak di lingkungan pesantren. Sikap konsisten (39,81%) dan optimis (35,19%) termasuk sikap yang dominan dalam aspek komitmen orang tua, sementara dukungan emosional (48,15%) dan kolaborasi parenting (38,89%) untuk mendukung kontrol yang efektif. Strategi resilience (37,04%) yang menonjol dalam menghadapi tantangan, hal tersebut mencerminkan ketangguhan orang tua ketika menghadapi sebuah tantangan. Penelitian ini menyoroti pentingnya orang tua untuk memahami kombinasi antara hardiness, dukungan emosional, dan kolaborasi parenting dalam mendukung pembentukan karakter anak serta memberikan sebuah wawasan yang baru dalam bidang psikologi pendidikan dan pengasuhan yang ada dalam konteks di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2025