Di era globalisasi, kemampuan berpikir kritis menjadi keterampilan penting dalam pendidikan, terutama dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas tujuh di MTs Raudlatusy Syubban Margoyoso Pati. Pembelajaran berbasis masalah dipilih karena dapat melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses pembelajaran, mendorong mereka untuk menyelesaikan masalah dunia nyata dengan analisis yang mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berhasil meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam aspek fokus, alasan, kesimpulan, situasi, kejelasan, dan peninjauan. Meskipun demikian, terdapat tantangan dalam penerapannya, termasuk kesiapan guru sebagai fasilitator, keterbatasan waktu, kesiapan peserta didik untuk berpikir lebih mandiri, dan penilaian yang lebih holistik. Dengan perencanaan yang matang, tantangan tersebut dapat diatasi, dan PBL dapat secara efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2025