Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh viral marketing dan fear of missing out (FoMO) terhadap keputusan pembelian pelanggan Bandung Cheesecuit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan survei asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 97 responden, yang merupakan pelanggan Bandung Cheesecuit dan mengikuti akun resmi Instagram merek tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral marketing dan FoMO memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian pelanggan, baik secara parsial maupun simultan. Viral marketing berperan dalam meningkatkan kesadaran dan daya tarik produk melalui media sosial, sedangkan FoMO mendorong pelanggan untuk segera melakukan pembelian agar tidak ketinggalan tren.
Copyrights © 2025