Artikel ini membahas pentingnya pengembangan pribadi dalam meningkatkan kualitas layanan konseling oleh konselor Bimbingan dan Konseling (BK). Dengan strategi seperti refleksi diri, pelatihan kecerdasan emosional, supervisi berkualitas, dan praktik mindfulness, konselor BK dapat memperkuat kesadaran diri dan kecerdasan emosional mereka. Tujuannya adalah agar konselor dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi perkembangan psikologis dan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan. Artikel ini menyoroti pentingnya kecerdasan emosional dalam interaksi sosial dan proses pembelajaran, serta manajemen diri dalam meningkatkan prestasi belajar. Kesimpulannya, pengembangan pribadi yang efektif pada konselor BK meningkatkan kualitas layanan konseling dan hubungan dengan klien, yang berdampak positif pada kesejahteraan dan perkembangan mereka.
Copyrights © 2025