Neni Aprilia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Layanan Konseling Kelompok dalam Meningkatkan Rasa Percaya Diri Kepada Siswa SMP Karina Karina; Neni Aprilia; Nasyiwa Ramadhini; Gusman Lesmana
Sublim: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2023): Sublim: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/sublim.v2i1.6438

Abstract

Layanan konseling kelompok telah terbukti efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa SMP. Rasa percaya diri merupakan faktor penting dalam perkembangan pribadi dan akademik siswa, dan dapat mempengaruhi keberhasilan mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Melalui konseling kelompok, siswa dapat memperoleh dukungan sosial dan pembelajaran bersama dalam lingkungan yang aman dan mendukung. Dalam kelompok konseling, siswa dapat berbagi pengalaman, perasaan, dan tantangan yang mereka hadapi. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan cerita orang lain yang mungkin menghadapi masalah serupa. Hal ini membantu siswa menyadari bahwa mereka tidak sendirian dan memberi mereka rasa keterhubungan dengan orang lain. Dalam lingkungan yang terbuka dan mendukung ini, siswa merasa lebih nyaman untuk mengungkapkan diri mereka tanpa takut dihakimi atau diejek. Selain itu, dalam konseling kelompok, siswa juga dapat belajar dari pengalaman orang lain. Mereka dapat melihat bagaimana orang lain mengatasi tantangan dan mengembangkan rasa percaya diri mereka. Ini memberi mereka inspirasi dan motivasi untuk mencoba strategi yang berbeda dalam menghadapi masalah mereka sendiri. Mereka juga dapat belajar keterampilan sosial, seperti komunikasi efektif dan pemecahan masalah, melalui interaksi dengan anggota kelompok lainnya. Layanan konseling kelompok juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk membangun hubungan yang sehat dan mendukung dengan orang lain. Mereka dapat membentuk persahabatan dan memperluas jaringan sosial mereka. Interaksi positif ini dapat meningkatkan harga diri siswa dan memberi mereka keyakinan dalam hubungan interpersonal mereka di sekolah dan di luar sekolah. Dalam kesimpulannya, layanan konseling kelompok dapat menjadi alat efektif dalam meningkatkan rasa percaya diri siswa SMP. Melalui dukungan sosial, pembelajaran bersama, dan pembangunan hubungan yang sehat, siswa dapat merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan dalam kehidupan mereka. Penting bagi sekolah dan para profesional konseling untuk mengakui manfaat layanan ini dan memastikan ketersediaannya bagi siswa untuk mendukung perkembangan mereka secara holistik.
Self-Awareness and Self-Reflection on the Counselor's Personal Development Neni Aprilia; Nasyiwa Ramadhin; Tri Wulandari; Asbi Asbi
Journal Of Psychology, Counseling And Education Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/psy.v2i2.38

Abstract

By reviewing the literature thoroughly, this study investigates how self-awareness and self-reflection contribute to counselors' personal growth. Two important components, self-awareness and self-reflection, were identified as positively correlated with counseling effectiveness and client satisfaction. Self-awareness helps counselors manage counter-transference and differentiate personal problems from client problems, while self-reflection improves empathy skills and bridges theory with practice. This study shows that both components must be included in the experiential learning cycle and that a person must be in an environment that supports self-exploration. Challenges in this process include psychological discomfort and non-linear developmental patterns. The implication is that counselor education programs need to place greater emphasis on developing self-awareness and reflection skills, including the integration of personal therapy in training. It was concluded that self-awareness and self-reflection are components that lead counselors toward continued professional growth, resulting in not only technical skills but also wisdom in navigating the complexities of the therapeutic relationship.
Meningkatkan Kesadaran Diri dan Kecerdasan Emosional Konselor BK: Strategi Pengembangan Pribadi yang Efektif Nasyiwa Ramadhini; Neni Aprilia; Gusman Lesmana
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.190

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pengembangan pribadi dalam meningkatkan kualitas layanan konseling oleh konselor Bimbingan dan Konseling (BK). Dengan strategi seperti refleksi diri, pelatihan kecerdasan emosional, supervisi berkualitas, dan praktik mindfulness, konselor BK dapat memperkuat kesadaran diri dan kecerdasan emosional mereka. Tujuannya adalah agar konselor dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi perkembangan psikologis dan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan. Artikel ini menyoroti pentingnya kecerdasan emosional dalam interaksi sosial dan proses pembelajaran, serta manajemen diri dalam meningkatkan prestasi belajar. Kesimpulannya, pengembangan pribadi yang efektif pada konselor BK meningkatkan kualitas layanan konseling dan hubungan dengan klien, yang berdampak positif pada kesejahteraan dan perkembangan mereka.