Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan tupoksi pelayanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan. Metode kualitatif digunakan untuk menilai kesesuaian layanan dengan standar yang telah ditetapkan serta kontribusinya terhadap pengembangan layanan BK. Pelayanan BK yang berkualitas diharapkan dapat membantu siswa dalam pengembangan potensi diri, menangani masalah, dan merencanakan masa depan yang lebih baik. Penelitian ini menyoroti peran sekolah dalam memberikan layanan BK yang meliputi bimbingan akademik, karir, pribadi-sosial, dan kelompok. Tantangan termasuk kurangnya pemahaman, dukungan, sumber daya, dan variasi kebutuhan siswa. Diperlukan strategi peningkatan pemahaman, kompetensi konselor, dan fasilitas agar pelayanan BK dapat berjalan lebih efektif, membantu siswa mencapai perkembangan optimal, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Copyrights © 2025