Tingginya tingkat prokrastinasi akademik di SMA Negeri 8 Banjarmasin menjadi tantangan bagi guru dan pihak sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Solution Focused Brief Counseling (SFBC) dalam mengurangi perilaku menunda tugas akademik siswa. Prokrastinasi akademik berdampak negatif pada kinerja siswa, terutama dalam manajemen waktu dan penyelesaian tugas. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental design dengan model Intact-Group Comparison, di mana satu kelompok dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak mendapat perlakuan. Kelompok eksperimen dilaksanakan selama 6 kali sesi konseling dengan menggunakan 5 langkah tahapan yaitu; membangun hubungan kolaboratif, merumuskan tujuan spesifik, membangun solusi, memfasilitasi pemahaman dan kesadaran serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SFBC membantu siswa mengelola waktu dan memanajemen pengerjaan tugasnya dengan lebih baik serta meningkatkan kinerja akademik. Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok, dengan hasil Sig. 2-tailed sebesar 0,001 (< 0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima, hal ini membuktikan bahwa Solution Focused Brief Counseling efektif dalam menurunkan prokrastinasi akademik siswa kelas X SMA Negeri 8 Banjarmasin. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi praktik pendidikan di Indonesia.
Copyrights © 2025