Saat ini banyak sekali kita melihat mahasiswa yang sering kali mengalami keterlambatan pada saat proses pembelajaran yang berlangsung ada saat perkuliahan. Hal ini tentunya disebabkan berbagai macam faktor seperti jarak rumah dari kampus terlalu jauh, kurang menghargai waktu, adanya urusan organisasi maupun karena ada hal yang lainnya. Tujuan penelitian ini juga melihat dampak dari keterlambatan mahasiswa dalam melaksanakan perkuliahan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mahasiswa program studi pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan. Sumber data yang diambil dari mahasiswa pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan khususnya di kelas 3A. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode intereaktif yang dikembangkan Mules, Huberman, dan Saldana yang mencakup tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswi dan mahasiswa kelas 3A dengan jumlah mahasiswa 33 orang, dengan jumlah laki-laki 7 orang dan perempuan 26 orang. Pada penelitian ini terdapat juga cara penanggulangan keterlambatan mahasiswa dan mahasiswi tersebut diantaranya kesadaran dari diri mahasiswa, mempertegas dan menyepakati peraturan kelas yang ada.
Copyrights © 2023