ABSTRAK Memperkuat insting bahasa Arab (dzauq) merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa yang efektif. Pengajaran bahasa Arab sering menghadapi tantangan dalam mendorong kompetensi linguistik yang holistik pada peserta didik. Salah satu pendekatan inovatif adalah integrasi drama dan teater sebagai strategi pedagogis. Studi ini mengeksplorasi penerapan drama dan teater dalam pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA). Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan diskusi kelompok terarah. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas drama secara efektif mengintegrasikan keterampilan bahasa (kitabah, qira’ah, istima’, dan kalam) sambil membangun kepercayaan diri, kesadaran budaya, dan kreativitas siswa. Teknik mnemonik yang terintegrasi dalam drama meningkatkan retensi kosakata melalui pengalaman emosional dan visual. Penelitian ini menegaskan bahwa drama dan teater tidak hanya memfasilitasi pembelajaran bahasa, tetapi juga menciptakan kenangan emosional yang mendalam, memperkuat dzauq siswa terhadap bahasa Arab, dan memperkaya apresiasi budaya. Rekomendasi meliputi pelatihan lanjutan bagi guru, pengembangan naskah dengan alat teknologi, dan studi longitudinal untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendekatan ini.
Copyrights © 2025