Mega Proyek Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia merupakan salah satu proyek strategis nasional yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Dalam konteks partisipasi publik, konsep Arnstein’s Ladder of Participation menjadi kerangka analisis yang relevan untuk menilai tingkat keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan proyek ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana partisipasi masyarakat telah diterapkan dalam proyek IKN berdasarkan delapan tingkat partisipasi yang diusulkan oleh Arnstein, mulai dari manipulasi hingga kendali warga (citizen control). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen kebijakan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam proyek IKN cenderung berada pada tingkat partisipasi simbolis, seperti konsultasi dan informasi, dengan keterbatasan dalam pengaruh nyata terhadap keputusan strategis. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan keterlibatan aktif masyarakat untuk mencapai tingkat partisipasi yang lebih substansial sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang lebih inklusif dan partisipatif dalam proyek-proyek pembangunan di Indonesia.
Copyrights © 0000