UMKM Bakso "Goyang Lidah" Krian menghadapi kendala dalam memperluas pasar dan meningkatkan penjualan, dengan pencapaian target hanya 60-70% dari 100 porsi per hari. Pendampingan media sosial dilakukan untuk meningkatkan eksposur digital melalui pembuatan akun media sosial (Instagram, TikTok, Facebook, dan Twitter), pembuatan logo, foto produk, konten, dan rebranding kemasan. Metode yang digunakan meliputi wawancara, diskusi, dan pelaksanaan program. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pemilik UMKM tentang media sosial, penggunaan aplikasi editing, serta peningkatan jumlah pengikut dan jangkauan media sosial. Evaluasi menunjukkan respons positif konsumen dan peningkatan penjualan. Pendampingan ini berhasil membantu Bakso "Goyang Lidah" memperoleh keunggulan kompetitif di pasar kuliner local.
Copyrights © 2025