Kurikulum Merdeka menekankan pada pembelajaran yang relevan dengan karakteristik, kebutuhan, dan budaya peserta didik. Namun, hasil observasi di kelas 5 SDN Kalisari 1 Sayung, Demak menunjukkan bahwa pembelajaran masih konvensional dan kurang mengintegrasikan budaya peserta didik. Hal ini memicu kurangnya motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui implementasi Numbered Heads Together (NHT) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk memotivasi belajar peserta didik di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis studi kasus deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini Numbered Heads Together (NHT) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) mampu mengatasi permasalahan pembelajaran yang konvensional dan monoton menjadi pembelajaran yang lebih menyenangkan, bermakna, dan terintegrasi dengan budaya peserta didik. Selain itu, pembelajaran dengan Numbered Heads Together (NHT) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat memotivasi belajar peserta didik dengan ditandai dengan keaktifan dalam pembelajaran, terlibat dalam diskusi kelompok, percaya diri atas kemampuannya, ketekunan dalam mengerjakan tugas, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan.
Copyrights © 2025