Penelitian ini membahas pentingnya menciptakan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan kebajikan warga negara. Selama ini, Pendidikan Kewarganegaraan cenderung berpusat pada guru dengan metode ceramah yang hanya menyampaikan teori tanpa melibatkan pengalaman langsung siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyajikan informasi tentang perlunya integrasi pengetahuan, keterampilan, dan kebajikan dalam pembelajaran kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang efektif dapat diwujudkan melalui model discovery learning, cooperative learning, dan pendekatan aktif Partisipatori. Pendekatan aktif Partisipatori dianggap paling efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan mampu mengembangkan kompetensi warga negara yang diharapkan.
Copyrights © 2024