Pendidikan yang menekankan pada pembelajaran berbasis praktik, seperti simulasi bisnis, pembuatan produk, atau proyek kelompok, cenderung lebih efektif karena anak dapat mengalami langsung proses kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peran orang tua dan guru dalam pendidikan bsinis dan kewirausahaan anak dan untuk mengetahui perbedaan pendidikan bisnis dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dengan kajian pustaka. Langkah penelitian meliputi penentuan topik hingga menyusun laporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian dapat dicapai dengan proses pembelajaran bisnis dan kewiraushaan, meski ke dua hal tersebut mempunyai perlakuan yang berbeda namun yang terkait satu dengan lainya. Orang tua dan guru mempunyai peran untuk mengembangkan konsep, kreativitas, belajar tentang uang, simulasi bisnis dan merencanakan kegiatan sederhana. Orang tua sebaiknya mempunyai program dan kegiatan khusus dalam pengembangan kewirausahaan untuk anak.
Copyrights © 2025