Penelitian ini berfokus pada sejarah berdirinya Museum Rahmat, perkembangannya dari masa ke masa, serta kontribusinya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi satwa liar.. Museum ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai keanekaragaman hayati serta pentingnya pelestarian satwa langka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian sejarah yang terdiri dari Heuristik, Kritik, Interprestasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Rahmat tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata edukatif, tetapi juga sebagai pusat informasi tentang konservasi satwa yang menghadapi ancaman kepunahan.
Copyrights © 2025