Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kehamilan remaja di bawah umur dari perspektif sosial dan psikologis, serta dampaknya terhadap kehidupan remaja. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analisis, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan remaja yang mengalami kehamilan di bawah umur di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehamilan remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk rendahnya pendidikan seksual, kondisi sosial-ekonomi keluarga, dan kurangnya pengawasan orang tua. Dampak yang ditimbulkan mencakup gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, putus sekolah, serta stigma sosial. Intervensi psikososial yang komprehensif, melibatkan dukungan keluarga, konseling, dan pendidikan kesehatan reproduksi, diperlukan untuk menangani masalah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan kehamilan remaja membutuhkan pendekatan multidimensional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Copyrights © 2024