RR. MAULIA NAWANGSIH NINGRUM
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KETIKA MASA DEPAN TERGADAI: KEHAMILAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL DAN PSIKOLOGIS RR. MAULIA NAWANGSIH NINGRUM; NINGSIH FADHILAH
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP) Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jipp.v2i4.339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kehamilan remaja di bawah umur dari perspektif sosial dan psikologis, serta dampaknya terhadap kehidupan remaja. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analisis, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan remaja yang mengalami kehamilan di bawah umur di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehamilan remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk rendahnya pendidikan seksual, kondisi sosial-ekonomi keluarga, dan kurangnya pengawasan orang tua. Dampak yang ditimbulkan mencakup gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan, putus sekolah, serta stigma sosial. Intervensi psikososial yang komprehensif, melibatkan dukungan keluarga, konseling, dan pendidikan kesehatan reproduksi, diperlukan untuk menangani masalah ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pencegahan kehamilan remaja membutuhkan pendekatan multidimensional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
MODEL-MODEL DIALEKTIKA ILMU DAN AGAMA MENURUT PANDANGAN BARBOUR (KONFLIK, INDEPENDENSI, DIALOG, INTEGRASI) Rr. Maulia Nawangsih Ningrum; Muhammad Hudzaifah Alfa Rizqi; Najmi Arif Triyadi; Arditya Prayogi
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama melalui empat model dialektika yang dikemukakan oleh Ian G. Barbour, yaitu konflik, independensi, dialog, dan integrasi. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti buku, jurnal, dan artikel yang relevan. Analisis menunjukkan bahwa meskipun model konflik dan independensi masih muncul dalam diskusi publik modern, model dialog dan integrasi lebih menawarkan pendekatan yang konstruktif untuk memahami relasi keduanya. Model dialog membuka ruang komunikasi antara sains dan agama melalui pengakuan terhadap perbedaan metode dan tujuan, sedangkan model integrasi berupaya mensintesiskan keduanya dalam kerangka filosofis yang lebih harmonis. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner, sikap kritis, dan keterbukaan intelektual untuk menghadirkan pemahaman yang seimbang antara sains dan agama dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika masyarakat modern