Instalasi doubler dinyatakan aman di bawah Structural Repair Manual (SRM). Namun kemampuan menahan beban siklik tidak disebutkan secara eksplisit dalam SRM. Pembebanan siklik dapat menyebabkan kegagalan yang berhubungan dengan kelelahan. Penelitian ini didasarkan pada asumsi mekanika retak mode pembebanan II, dan analisis laju pertumbuhan retak dan siklus kelelahan dilakukan dengan menggunakan metode numerik MVCCI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai laju pertumbuhan retakan terendah adalah panjang retakan 8,5 mm pada kondisi terbang 5000 ft, yaitu 5,045×10-14 mm/siklus, dan nilai tertinggi adalah panjang retakan 51 mm. Pada kondisi penerbangan 40.000 kaki, ini akan menjadi 1,762×10-10 mm/siklus.
Copyrights © 2025