Girīndrawardhana-lāncana merupakan penamaan lambang yang ditemukan pada prasasti Kembangsore, Trailokyapuri I, II, III, dan IV yang isinya berkaitan dengan penetapan sima Trailokyapuri. Prasasti Kembangsore adalah salah satu dari kelompok prasasti Girīndrawardhana yang masih bersifat in situ dan pada penggambaran Girīndrawardhana-lāncana prasasti Kembangsore terdapat dua penggambaran ornamen tambahan yang tidak ditemukan pada penggambaran pada prasasti-prasasti lainnya. Kajian ini berusaha untuk memahami makna dari lambang khusus Girīndrawardhana-lāncana baik dari masing-masing objek yang berdiri sendiri maupun sebagai sebuah kesatuan dengan metode semiotika triadik Pierce sehingga dapat diketahui konsep serta tujuan dari dihadirkannya lambang tersebut sebagai sebuah lambang khusus pada prasasti Kembangsore maupun pada prasasti-prasasti Girīndrawardhana lainnya. Untuk menjawab pertanyaan tersebut diterapkan rangkaian tahapan penelitian arkeologi meliputi pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi. Girīndrawardhana-lāncana prasasti Kembangsore pada akhirnya dapat dimaknai sebagai lambang khusus yang terkait dengan upaya pemusatan kekuasaan pada diri seorang raja, legitimasi, dan penerapan ajaran astabrata.
Copyrights © 2025