Salah satu pertanyaan yang sering dikemukakan terkait dengan Islam adalah bagaimana konsep pendidikan Islam. Tentu konsep pendidikan Islam berangkat dari nilai normatif sebagaimana terkanduing dalam Alquran dan sunnah. Tetapi secara historis, perlu ditelaah pendidikan Islam itu ketika Nabi Muhammad SAW memulai risalah Islam, berdakwah pada masa Islam awal dan melakukan proses pendidikan bagi kalangan muslim di Mekah dan Madinah. Pendidikan pada masa Rasulullah yaitu priode Makkah dan periode Madinah. Periode pertama sejak tahun 611-622 M atau selama 12 tahun 5 bulan 21 hari. Sistem pendidikan Islam lebih bertumpu kepada nabi yang menentukan materi-materi pendidikan. Nabi memberikan pendidikan secara sembunyi-sembunyi terutama kepada keluarganya, di samping dengan berpidato dan ceramah-ceramah di tempat-tempat yang ramai dikunjungi orang. Sedangkan materi pengajaran yang diberikan hanya berkisar ayat-ayat al-quran sejumlah 93 surat dan petunjuknya. Bentuk pendidikan pada zaman Nabi Muhammad SAW yaitu Shuffah, suatu tempat untuk aktivitas pendidikan yang dilengkapi dengan tempat pemondokan bagi pendatang dan miskin. Yang kedua adalah Kuttab/maktab yaitu tempat untuk menulis, atau tempat di mana dilangsungkan kegiatan tulis menulis. Kuttab atau maktab memiliki istilah yang sama dalam arti lembaga pendidikan Islam tingkat dasar di mana di dalamnya diajarkan membaca dan menulis kemudian ditingkatkan dengan membaca al-quran dan pengetahuan agama tingkat dasar. Halaqah adalah lingkaran yaitu sistem pengajaran yang dilaksanakan dengan cara murid melingkar di sekitar gurunya. Majlis yaitu tempat duduk yaitu tempat-tempat pelaksanaan belajar mengajar. Majlis berarti sesi di mana aktivitas pengajaran atau diskusi berlangsung. Majlis adalah aktivitas pengajaran dengan nama tempat sesuai dengan gurunya. Yang terakhir adalah masjid dimana masjid menjadi salah satu wadah penyelenggaraan pendidikan.
Copyrights © 2019